1772681761O:29:"Illuminate\Support\Collection":2:{s:8:" * items";a:191:{i:0;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"GNR001";s:10:"kompetensi";s:24:"Kemampuan Bahasa Inggris";s:11:"id_kategori";s:3:"GNR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:756:"Kemampuan untuk berbahasa Inggris sebagai sarana komunikasi, baik secara tertulis, lisan personal serta lisan klasikal (misalnya pengarahan, meeting atau diskusi), serta diterapkan baik  antar  karyawan,  dengan  pihak  eksternal  serta  pihak  asing  (misalnya  ekspatriat  atau customer ) secara benar, lancar serta tidak menimbulkan kesalahpahaman, sehingga dapat dipahami dengan mudah oleh pihak lain, dan menunjang kelancaran operasional kerja
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-     Melakukan   komunikasi   yang   membutuhkan   Bahasa   Inggris   (mis.   komunikasi langsung, bertelepon, menjawab email, dsb).
-     Membaca manual yang berbahasa Inggris.
-     Berdiskusi dan meeting.
-     Presentasi yang menggunakan istilah Bahasa Inggris.";}i:1;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"GNR002";s:10:"kompetensi";s:32:"Ketrampilan Operasional Komputer";s:11:"id_kategori";s:3:"GNR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:532:"Kemampuan memahami, menguasai, menggunakan dan menerapkan sistem dan software aplikasi   dengan  menggunakan  sarana   komputer   dengan  efektif   dan  efisien,  sehingga memberikan  hasil  kerja  yang  lebih  efektif,  efisien  serta  memudahkan  dalam  pemrosesan dan analisa pekerjaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-     Mengerjakan tugas dengan komputer.
-     Presentasi dengan menggunakan komputer.
-     Menghadapi masalah dalam program komputernya.
-     Menggunakan komputer dalam pelaksanaan tugas sehari-hari";}i:2;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"GNR003";s:10:"kompetensi";s:103:"Penguasaan Sistem Manajemen Mutu yang ditetapkan Perusahaan (al. ISO 9001:2015, ISO 45001, SMK3, Halal)";s:11:"id_kategori";s:3:"GNR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:875:"Mengetahui   dan   memahami   dasar   pemahaman   dan   system   manajemen   mutu   yang ditetapkan  perusahaan  (ISO:  9001),  sasaran  mutu  yang  terkait,  mampu  menjalankan dan menerapkan    perilaku    yang    mendukung    implementasi    system    manajemen    mutu, pencapaian  sasaran  mutu  di  perusahaan  serta  mampu  melakukan  proses  review  atas system manajemen mutu yang berlaku saat ini.
Note  :  untuk  bagian  /  departemen  yang  tidak  masuk  dalam  skop  sertifikasi  maka  akan mengacu pada sistem dan prosedur yang berlaku
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-     Berdiskusi dan meeting.
-     Mengetahui pihak / orang lain yang  melakukan penyimpangan terhadap prosedur sistem manajemen mutu yang berlaku.
-     Dilakukan evaluasi ISO 9001 (misalnya saat audit, saat rapat tinjauan mutu ataupun saat menjelaskan dalam pekerjaan sehari-hari).";}i:3;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"GNR004";s:10:"kompetensi";s:21:"Penguasaan Program 5S";s:11:"id_kategori";s:3:"GNR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:765:"Kemampuan untuk memahami, menguasai,  dan menerapkan program 5 S dalam aktifitas kerja, untuk mencapai tingkat efisiensi dan produktifitas kerja,  baik bagi bagian / unit yang menjadi  tanggungjawabnya  ataupun  pada  penerapan  secara  menyeluruh  terkait  dengan kebutuhan dan arah perusahaan, sehingga menunjang kelancaran operasional perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-     Berpenampilan dan perilaku yang ditunjukkan sehari-hari (pemakaian seragam dan penampilan yang rapi).
-     Mengatur  pekerjaannya  sehari-hari,  serta  pada  saat  menempatkan  sarana  /  alat kerja atau berkas kerja
-     Menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.
-     Mengetahui pihak / orang lain melakukan penyimpangan terhadap program 5S.
-     Dilakukan audit 5S.";}i:4;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"GNR005";s:10:"kompetensi";s:28:"Penguasaan Product Knowledge";s:11:"id_kategori";s:3:"GNR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:764:"Memiliki  pengetahuan dan pemahaman  atas  berbagai produk  yang dapat dihasilkan  oleh perusahaan,  memahami  spesifikasi  dan  informasi  akan  produk, proses  kerja yang  terkait, aspek  material,  fungsi  dan  manfaat,  kelebihan  dan  kondisi  yang  harus  diperhatikan  dari setiap  produk  sehingga  mampu  menjelaskan  pada  customer  atau  pihak  lain  mengenai produk  perusahaan  dan  mampu  menjelaskan  pengembangan  produk  selanjutnya  serta pemanfaatannya.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-     Menjelaskan produk pada customer atau pihak lain.
-     Diskusi atau meeting terkait denga produk, penanganan dan pengembangannya
-     Memberikan pengarahan atau orientasi kepada karaywan
-     Mewakili perusahaan dalam menemui pihak eksternal";}i:5;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"GNR006";s:10:"kompetensi";s:24:"Penguasaan Aspek Hygiene";s:11:"id_kategori";s:3:"GNR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:883:"Mengetahui,  memahami  dan  menguasai  aspek  hygiene  beserta    penerapannya  dalam operasi di perusahaan, antara lain terkait dengan aspek yang berpengaruh pada hygiene, perilaku  hygiene,  kondisi  hygiene  (  misalnya  yaitu  bebas  dari  insect,  jamur,  logam,  oil kontaminan  /   lubricasi,   dust,  air,  moisture,   dan   lolos   dari   uji  skin   irritation   ),   serta ketentuan   dan   peraturan   terkait   dengan   hygiene,   sehingga   menunjang   produktifitas perusahaan,  budaya  hidup  bersih  dan  sehat  serta  terbentuknya  citra  perusahaan  yang positif.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-     Berada di dalam perusahaan (bersikap dan berperilaku)
-     Memberikan penjelasan dan pengarahan kerja
-     Menjalankan tugas sehari-hari
-     Berdiskusi terkait aspek pekerjaan dan hygiene
-     Mengetahui orang lain tidak menerapkan perilaku hygiene";}i:6;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"GNR007";s:10:"kompetensi";s:30:"Penguasaan Sistem Manajemen K3";s:11:"id_kategori";s:3:"GNR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:1011:"Mengetahui,  memahami  dan  menguasai  system  manajemen  K3  beserta    penerapannya dalam  operasi  di  perusahaan,  antara  lain  terkait  dengan  aspek  yang  berpengaruh  pada kesehatan dan  keselamatan kerja,  perilaku aman  dan  sehat  dalam bekerja, kondisi  aman dan  sehat  (  misalnya  yaitu  kondisi  resiko  kerja  yang  terkendali,  peralatan  tersertifikasi sesuai   persyaratan   …..),   serta   ketentuan   dan   peraturan   terkait   dengan   K3,   sehingga menunjang produktifitas perusahaan, menurunnya potensi resiko kerja, budaya sehat dan aman dalam bekerja,  serta terbentuknya citra perusahaan yang positif.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-     Menjalankan tugas dan tanggungjawab, baik berada di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan
-     Menegur dan mengetahui orang lain tidak menerapkan sistem manajemen K3.
-     Memberikan  penjelasan  dan  pemahaman  kepada  anak  buah  /  karyawan  /  pihak luar
-     Meeting dan berdiskusi dalam mempertimbangkan sesuatu hal";}i:7;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"GNR008";s:10:"kompetensi";s:39:"Penguasaan Administrasi dan Dokumentasi";s:11:"id_kategori";s:3:"GNR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"Kemampuan  dalam  memahami,  menguasai  dan  menerapkan  system  administrasi  baik secara manual dan komputerisasi, terkait dengan pengelolaan berkas / dokumen internal ataupun   eksternal,   baik   softcopy   ataupun   hardcopy,   sehingga   memudahkan   dalam pencarian, pengelolaan, pemrosesan dan pengarsipannya secara benar dan tepat.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-     Menjalankan tugas dan tanggungjawab yang berhubungan dengan administrasi dan dokumentasi.
-     Mengelola surat surat ( baik surat masuk dan keluar )
-     Mengelola laporan dari bawahan, dari bagian lain serta laporan untuk atasan atau pihak eksternal
-     Mencari dan menelusur berkas / laporan  informasi yang diperlukan
-     Mengajarkan aspek administrasi dan dokumentasi kepada anak buah
-     Meeting, terutama saat menjadi notulen meeting.";}i:8;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"INT001";s:10:"kompetensi";s:9:"Integrity";s:11:"id_kategori";s:3:"INT";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:1200:"Kemampuan untuk memahami nilai dan ketentuan yang telah ditetapkan, menerimanya, berkomitmen,  bertindak  secara  konsisten,  persisten  dan  disiplin  (walk  the  talk)  sesuai dengan nilai-nilai dan kebijakan serta etika perusahaan. Dalam hal ini termasuk pula berani mengkomunikasikan   maksud,   ide   serta   perasaan   secara   terbuka,   jujur   dan   langsung dengan cara yang benar, dengan penuh rasa tanggungjawab sehingga tidak menimbulkan konflik,   meskipun   dalam   situasi   yang   sulit,   bersedia   untuk   tetap   bergabung   dengan perusahaan serta berupaya memberikan yang terbaik untuk perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-     Menghadapi penugasan yang kompleks dan berada diluar kemampuan atau waktu kerjanya.
-     Menemui  permasalahan  di  bagian  /  perusahaan,  dan  melihat  ada  potensi  resiko sementara ia sedang memiliki tugas dan kegiatan lain.
-     Menemui dan menghadapi pihak yang menunjukkan sikap kurang memperhatikan orientasi dan kepentingan perusahaan.
-     Berhadapan  dengan  pihak  yang  mempertanyakan  peran  dan  tanggungjawabnya terhadap bagian / perusahaan, serta menyampaikan keraguan atas keberlangungan bagian atau perusahaan.";}i:9;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"INT002";s:10:"kompetensi";s:13:"Determination";s:11:"id_kategori";s:3:"INT";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:268:"•Memiliki ketegasan, ketetapan hati dan sikap konsekuen terhadap keputusan yang sudah diambil, termasuk risiko terberat.
•Sikap determinasi ini berasal dari proses pemahaman dan persiapan yang cermat, tetapi tidak berarti keras kepala,
tertutup dan tidak mau tahu.";}i:10;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"INT003";s:10:"kompetensi";s:8:"Enduring";s:11:"id_kategori";s:3:"INT";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:279:"•Memiliki semangat yang konsisten dan tidak mengalami penurunan dalam upaya merengkuh harapan dan tujuan.
•Tetap memulai persiapan, perencanaan yang layak, diikuti pelaksanaan yang sistematis dan stabil, teruji waktu meski
banyak kendala dan gangguan yang tidak terhindarkan.";}i:11;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"INT004";s:10:"kompetensi";s:12:"Perseverance";s:11:"id_kategori";s:3:"INT";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:285:"•Tangguh pribadinya dan tidak mudah putus asa ketika harus menghadapi pelbagai masalah, hambatan, tantangan bahkan kegagalan dalam upaya menggenapi rencana dan tujuan
•Merupakan pribadi yang tetap memiliki energi untuk tetap bertahan dan fokus saat banyak yang lain sudah berhenti.";}i:12;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"INT005";s:10:"kompetensi";s:6:"Legacy";s:11:"id_kategori";s:3:"INT";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:317:"•Bertindak tidak hanya berfokus hanya untuk keberhasilan saat ini dan temporer, tetapi untuk generasi mendatang, agar mewariskan nilai-nilai yang menjadi inspirasi dan suri teladan.
•Kebaikan yang telah ada harus dijaga dan diupayakan lebih nyata agar dapat dilanjutkan oleh penerus sebagai kebanggaan masa depan.";}i:13;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"INT006";s:10:"kompetensi";s:22:"Continuous Improvement";s:11:"id_kategori";s:3:"INT";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:1123:"Kemampuan  untuk  selalu  mau  belajar,  mencari  dan  menemukan  hal-hal  baru  untuk pembelajaran,  mendorong  adanya  pengembangan  kompetensi  diri,  mengambil  manfaat dari kesempatan belajar yang ada, melakukan perubahan yang lebih baik, tidak mengulangi kesalahan   yang   sama,   serta   menggunakan   pengetahuan/ketrampilan   yang   diperoleh tersebut  dalam  meningkatkan  hasil  kerja,  serta  mencari  cara-cara  yang  produktif  dalam bekerja,  sehingga  mampu  memberikan  manfaat  dan  nilai  tambah  bagi  bagian  dan  atau perusahaan serta pihak lain.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-    Menghadapi kondisi yang memerlukan analisa atau ide-ide baru.
-    Menghadapi  kondisi  yang  rutin  dan  berulang-ulang,  sementara  pihak  lain  menilai adanya potensi untuk perbaikan.
-    Berdiskusi dan meeting membahas aspek progres kerja atau kondisi kerja.
-    Menghadapi pertanyaan bawahan / team atas kondisi pekerjaaan.
-    Pada saat mengikuti pelatihan / training / program pengembangan lainnya.
-    Pada  saat  ada  pengajuan  usulan  mengikuti  program  pengembangan  atau  usulan pelatihan.";}i:14;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"INT007";s:10:"kompetensi";s:7:"Synergy";s:11:"id_kategori";s:3:"INT";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:828:"Kemampuan  individu  untuk  terlibat  secara  aktif  dalam  bekerja  dengan  berdasar  pada kepedulian,  saling  menopang,  keterikatan,  menyatukan  perbedaan  dengan  melakukan kerjasama   yang   terpadu   antara   manajemen,   karyawan   dan   sistem   (good   people, management and system) guna mencapai keberhasilan atau kesuksesan bersama.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-    Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya.
-    Sikap dan perilaku dalam melakukan kerjasama dengan karyawan lain, baik dengan departemen sendiri atau departemen lainnya.
-    Sikap   dan   perilaku   dalam   menghadapi   perbedaan   yang   terjadi   ketika   terjadi perselisihan.
-    Sikap   dan  perilaku   dalam   menghadapi  pihak   yang   menunjukkan  sikap   kurang memperhatikan tercapainya keberhasilan atau kesuksesan bersama.";}i:15;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS001";s:10:"kompetensi";s:54:"Pemahaman Tentang Sistem Dan Proses Produksi Non Woven";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:835:"PEMAHAMAN TENTANG SISTEM DAN PROSES PRODUKSI NON WOVEN
Kemampuan untuk memahami, menguasai, dan mengerti seluruh proses produksi mulai dari bahan baku menjadi bahan setengah jadi / bahan jadi, serta mampu memahami tentang karakteristik proses, kondisi mesin atau alat kerja, karakteristik material, flow proses, tentang kapasitas terpasang dan terpakai dari setiap mesin di setiap proses produksinya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara benar dan relevan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya dalam membuat perencanaan produksi dan atau yang terkait
- Menjelaskan tentang alur proses produksi non woven
- Diskusi Pengoperasian mesin produksi sehingga dapat berjalan secara optimal
- Melakukan analisa problem produksi, khususnya terkait dengan produktifitas";}i:16;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS002";s:10:"kompetensi";s:64:"Kemampuan Membaca Customer Requirement (Untuk Memenuhi Kualitas)";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:463:"KEMAMPUAN MEMBACA CUSTOMER REQUIREMENT (untuk memenuhi
kualitas)
Kemampuan individu untuk memahami standar permintaan customer, meliputi standar properties barang setengah jadi sampai packing product, sehingga produk yang dihasilkan dapat sesuai dengan keinginan customer dan dapat meningkatkan kepuasan customer.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menerima order produksi
- Melakukan proses produksi
- Melakukan packing product
- Membuat laporan produksi";}i:17;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS003";s:10:"kompetensi";s:51:"Pemahaman Mengenai Prosedur Di Tiap-Tiap Departemen";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:849:"PEMAHAMAN MENGENAI PROSEDUR DI TIAP-TIAP DEPARTEMEN
Kemampuan untuk mengetahui, menguasai, memahami dan memastikan konsistensi penerapan berjalannya seluruh prosedur / SOP (Standard Operating Procedure) di masing- masing departemen/bagian yang ada di perusahaan (al. sistem Performance Appraisal) secara benar, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan sistem dan ketentuan yang berlaku sehingga dapat mencapai kelancaran operasional kerja, mengidentifikasi potensi munculnya masalah, serta mengatasi masalah-masalah yang muncul dalam pelaksanaannya.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melaksanakan audit dan laporan pengelolaan SOP di perusahaan
- Menemui penyimpangan terkait dengan pelaksanaan SOP
- Melakukan analisa ketika menemui masalah terkait dengan permasalahan SOP
- Diskusi terkait dengan penerapan dan pengembangan SOP";}i:18;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS004";s:10:"kompetensi";s:102:"Pemahaman & Penerapan Sistem Informasi Manajemen Perusahaan (al. Sistem Payroll, SAP, Pembelian, ….)";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:939:"PEMAHAMAN & PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERUSAHAAN (al. SISTEM PAYROLL, SAP, PEMBELIAN, ….)
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan menganalisa atas penerapan sistem informasi manajemen terkait aspek kelengkapan, kelayakan, kemudahan dalam penerapan, keamanan serta mampu menjadi sumber informasi yang relevan bagi kelancaran dan percepatan operasional perusahaan baik secara intern, ataupun ekstern, mengetahui setiap aspek dalam ketentuan sehingga setiap potensi permasalahan yang terkait dengan hal tersebut dapat diantisipasi lebih dini dan dipersiapkan kerangka penyelesaian dan penanganannya demi mencegah munculnya kasus atau permasalahan yang lebih beresiko
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan pengelolaan dan maintenance sistem informasi manajemen perusahaan
- Diskusi mengenai pemecahan masalah atas penerapan sistem informasi manajemen perusahaan";}i:19;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS005";s:10:"kompetensi";s:21:"Kemampuan Investigasi";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:565:"KEMAMPUAN INVESTIGASI
Kemampuan dalam memahami, menggali fakta, dan memberikan suatu analisa atas suatu kejadian serta membuat laporan yang obyektif, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai sistem dan posedur yang telah ditetapkan, dalam rangka menangani dan mencegah timbulnya kembali kejadian yang sejenis
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan investigasi
- Membuat laporan investigasi yang berjalan di perusahaan
- Memiliki masalah terkait dengan pelaksanaan investigasi
- Menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan investigasi";}i:20;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS006";s:10:"kompetensi";s:44:"Pengoperasian Program Computer (Program SQL)";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:499:"PENGOPERASIAN PROGRAM COMPUTER (PROGRAM SQL)
Kemampuan memahami, menguasai, menggunakan dan menerapkan program SQL dengan efektif dan efisien, sehingga memberikan hasil kerja yang dihasilkan dapat maksimal, lebih efektif, efisien serta mengurangi adanya kemungkinan masalah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengerjakan tugas dengan program SQL
- Presentasi dengan menggunakan program SQL
- Menghadapi masalah dalam program SQL
- Menggunakan program SQL dalam pelaksanaan tugas sehari-hari";}i:21;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS007";s:10:"kompetensi";s:35:"Pemahaman Tentang Kodefikasi Produk";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:562:"PEMAHAMAN TENTANG KODEFIKASI PRODUK
Kemampuan individu untuk mengerti, memahami dan menguasai kodefikasi produk (meliputi jenis produk, warna, basic weight, lebar, panjang, product treatment, dll) dengan benar, mampu menerjemahkan kode dengan tepat sehingga tidak terjadi kesalahan identifikasi produk dan dapat menunjang kelancaran kegiatan operasional perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Membaca kode produk
- Mencari/memilah produk customer
- Terjadi masalah terkait dengan kode produk
- Diskusi dengan pihak lain terkait dengan kode produk";}i:22;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS008";s:10:"kompetensi";s:45:"Kemampuan Melakukan Improvement Ability Mesin";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:588:"KEMAMPUAN MELAKUKAN ”IMPROVEMENT ABILITY” MESIN
Kemampuan individu untuk melakukan improvement terkait dengan mesin (perbaikan dari sesuatu yang sudah berjalan, misal mengubah parameter atau metode) serta melakukan troubleshooting masalah yang ada sehingga tidak terjadi masalah yang sama pada mesin (misalnya filament break) dan dapat membantu kelancaran operasional kerja.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Menghadapi permasalahan mesin
- Melakukan perbaikan mesin
- Diskusi dengan pihak lain terkait dengan improvement mesin";}i:23;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS009";s:10:"kompetensi";s:50:"Penguasaan Prosedur Identifikasi dan Mampu Telusur";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:396:"Penguasaan Prosedur Identifikasi dan Mampu Telusur.
Kemampuan memahami fungsi dan tujuan prosedur, dan bisa menjelaskan kepada pihak – pihak lain, serta memberikan inputan kode-kode produk baru
Contoh perilaku bisa diamati saat :
-Saat menjelaskan arti – arti kode mampu telusur pada pihak lain
-Mengidentifikasi ketepatan kode-kode yang sudah dibuat
-Membuat kode – kode untuk produk baru.";}i:24;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS010";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:25;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"JIS011";s:10:"kompetensi";s:22:"Counselling & Coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"JIS";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:26;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"PRN001";s:10:"kompetensi";s:10:"Leadership";s:11:"id_kategori";s:3:"PRN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:1063:"Kemampuan  individu  untuk  mau  dan  tergerak  mengambil  peran  sebagai  pemimpin, memastikan   setiap   orang   dalam   kelompok   tersebut   mengetahui,   memahami   serta melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, dengan cara memberdayakan, mengarahkan, membina  dan  meyakinkan  anggota,  berani  mengambil  resiko  secara  rasional,  mampu menyikapi   secara   tegas   dan   lugas   setiap   penyimpangan   yang   terjadi,   serta   menjadi panutan bagi orang lain sehingga target dan sasaran bersama dapat tercapai.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-    Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya sebagai pemimpin.
-    Sikap    dan    perilaku    dalam    menghadapi    pihak    yang    menunjukkan    adanya penyimpangan.
-    Memberikan instruksi dan pengarahan pada orang lain atau kelompok. Meeting / briefing.
-    Mengkoordinir   dan   mengatur   orang   lain   dan   aktivitas-aktivitas   terkait   guna mencapai   target   atau   sasaran   tugas   yang   ditetapkan   (misal   menjadi   penitia kegiatan kantor, pelaksanaan promo produk, dll).";}i:27;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"PRN002";s:10:"kompetensi";s:29:"Developing & motivating other";s:11:"id_kategori";s:3:"PRN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:803:"Kemampuan  untuk  menumbuhkan  kemauan  dan  mendorong  seseorang  untuk  dapat bertindak secara maksimal dan mengembangkan diri secara proaktif sesuai dengan peran dan  kemampuannya  melalui  perencanaan,  tindakan  terencanan  dan  sistematis  dalam melakukan  bimbingan  kinerja  kepada  orang  lain  demi  menjawab  kebutuhan  operasional kerja serta tantangan bagian / organisasi di masa mendatang atau dalam memunculkan kader baru yang lebih baik bagi perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-    Melakukan proses transfer pengetahuan dan ketrampilan baru.
-    Pada saat memberikan  feedback  (umpan  balik)  atau teguran agar mencapai hasil- hasil yang lebih baik.
-    meeting / briefing.
-    Sikap dan perilaku ketika memberi dukungan pada orang lain (demi pengembangan dirinya).";}i:28;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"PRN003";s:10:"kompetensi";s:19:"Analytical thinking";s:11:"id_kategori";s:3:"PRN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:1068:"Kemampuan  untuk  memahami  dan  menganalisa  setiap  situasi  dan  permasalahan  secara cepat  dan  tepat  dengan  melihat berbagai  aspek  yang  ada, melihat dengan  ruang  lingkup yang lebih luas, mampu berpikir kritis dan logis, serta mampu melihat pola atau hubungan sebab  akibat  antar  situasi  yang  sebenarnya  tidak  secara  jelas  keterkaitannya,  sehingga dapat   mengidentifikasi   kunci   atau   dasar   permasalahan   serta   memunculkan   alternatif pemecahannya dan mampu menciptakan konsep-konsep atau pemahaman baru berdasar kondisi tersebut.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-    Pelaksanaan diskusi atau pada saat penyelesaian masalah
-    Menghadapi kondisi kritis atau urgent atau bermasalah.
-    Berdiskusi atau meeting.
-    Kegiatan launching usulan atau prosedur baru yang hendak diterapkan
-    Menganalisa  atau  mengevaluasi  hasil  kegiatan  selama  ini,  baik  terkait  dengan  isi kegiatan, produk atau hal lain yang relevan
-    Mengeluarkan  comprehensive  summary  sampai  pada  tataran  penuangan  analisa secara tertulis";}i:29;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"PRN004";s:10:"kompetensi";s:21:"Planning & organizing";s:11:"id_kategori";s:3:"PRN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:806:"Kemampuan   untuk   memahami   dan   menetapkan   sasaran   yang   ingin   dicapai   beserta langkah-langkah  dan  strategi  dalam  kelompok  /  bagian  kerjanya  secara  spesifik,  dapat diukur,  dapat  dicapai  dalam  suatu  periode  waktu  tertentu  dengan  mengelola  segala sumber    daya    secara    optimal    untuk    kepentingan    organisasi,    mengkoordinir    dan mengendalikan   pelaksanaannya   serta   mendapatkan   dukungan   dan   komitmen   dalam melaksanakannya.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-    Melakukan tugas dan tanggung jawabnya.
-    Menghadapi kondisi kritis atau urgent.
-    Diskusi mengenai perencanaan kerja.
-    Mem-breakdown   rencana   kerja   menjadi   uraian   aktivitas   yang   memudahkan mencapai target.
-    Menjalankan penugasan yang bersifat proyek";}i:30;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"PRN005";s:10:"kompetensi";s:15:"Decision making";s:11:"id_kategori";s:3:"PRN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:967:"Kemampuan  untuk  memahami  dengan  mudah  atas  kondisi  yang  dihadapi,  beserta  aspek resiko   dan   alternative   solusinya,   memilih   dan   menentukan   alternative   yang   relevan berdasar   berbagai   pertimbangan,   serta   memutuskan   alternative   yang   harus   diambil, mampu    menjelaskan    alternative   yang    diambil    serta    menjalankan    dan    memantau pelaksanaannya,  serta  mempertanggungjawabkan  atas  semua  konskwensi  yang  muncul atas altenative yang telah diambil tersebut ( telah diputuskannnya tersebut )
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-    Menghadapi permasalahan, khususnya kondisi kritis
-    Harus memutuskan dengan segera
-    Atasan  atau  orang  yang  bertanggungjawab  tidak  ada  /  tidak  hadir  /  tidak  bisa dihubungi
-    Berhadapan dengan pihak yang mempertanyakan apa yang harus dilakukan
-    Mempersiapkan dan menentukan rencana tindakan yang harus diambil ( misalnya saat meeting rencana kerja )";}i:31;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"PRN006";s:10:"kompetensi";s:17:"Good relationship";s:11:"id_kategori";s:3:"PRN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:740:"Kemampuan  untuk  membina  dan  menjalin  hubungan  yang  hangat  dengan  rekan  kerja, mengembangkan  sensitivitas  sikap  dan  tindakan  ketika  berhubungan  dengan  orang  lain serta  mengenali  kesempatan  untuk  membangun  hubungan  strategis  yang  akan  berguna dalam  menjalankan  tugas   dan  tanggung  jawabnya,  serta  mampu  mengenali  diri  dan menempatkan diri serta mengekspresikan emosi pada situasi dan cara yang tepat.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
-    Diskusi   dengan   rekan   dan   mengupayakan   terbentuknya   suatu   kegiatan   kerja dengan melibatkan pihak kerja atau bagian lain
-    Berkoordinasi dengan bagian lain
-    Menghadapi kondisi urgent / bermasalah, dan harus melibatkan bagian/ pihak lain";}i:32;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN001";s:10:"kompetensi";s:54:"Pemahaman Tentang Sistem dan Proses Produksi Non Woven";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"PEMAHAMAN TENTANG SISTEM DAN PROSES PRODUKSI NON WOVEN
Kemampuan untuk memahami, menguasai, dan mengerti seluruh proses produksi mulai dari bahan baku menjadi bahan setengah jadi/ bahan jadi, serta mampu memahami tentang karakteristik proses, kondisi mesin atau alat kerja, karakteristik material, flow proses, tentang kapasitas terpasang dan terpakai dari setiap mesin di setiap proses produksinya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara benar dan relevan.
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya dalam membuat perencanaan produksi dan atau yang terkait
- Menjelaskan tentang alur proses produksi non woven
- Diskusi Pengoperasian mesin produksi sehingga dapat berjalan secara optimal
- Melakukan analisa problem produksi, khususnya terkait dengan produktifitas.";}i:33;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN002";s:10:"kompetensi";s:39:"Pemahaman Tentang Manajemen Engineering";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:535:"PEMAHAMAN TENTANG MANAJEMEN ENGINEERING
Kemampuan untuk memahami, menganalisa dan menerapkan seluruh proses pengelolaan engineering dari input sampai dengan output yang fungsinya mampu berkesesuaian meliputi ergonomi, system layout mesin, maintenance, realibility mesin, efisiensi dan produktifitas mesin serta hasil produk.
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Membuat perencanaan engineering
- Memantau realisasi dari perencanaan yang telah dibuat
- Menganalisa akan Inefisiensi mesin";}i:34;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN003";s:10:"kompetensi";s:36:"Teknis Design Engineering Mechanical";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:689:"TEKNIS DESIGN ENGINEERING MECHANICAL
Kemampuan untuk mendesain, mempersiapkan dan membuat gambar kerja, menentukan langkah / urutan proses, melakukan penghitungan atas kebutuhan sumberdayanya (material, waktu, tenaga kerja, spesifikasi dan biaya ), serta memberikan alternative penanganan lebih lanjut, melakukan pembuatannya / pabrikasinya, serta pengujian atas hasil pekerjaannya
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan proses design engineering mechanical
- Diskusi tentang pembuatannya/pabrikasinya
- Melakukan penghitungan kebutuhan untuk kegiatan design engineering mechanical
(tidak melebihi budget yang telah ditetapkan)";}i:35;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN004";s:10:"kompetensi";s:36:"Teknis Design Engineering Electrical";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:726:"TEKNIS DESIGN ENGINEERING ELECTRICAL
Kemampuan untuk mendesain, mempersiapkan dan membuat gambar kerja, menentukan langkah / urutan kegiatannya, melakukan penghitungan atas kebutuhan sumberdayanya (material, waktu, tenaga kerja, spesifikasi dan biaya), serta memberikan alternative penanganan lebih lanjut, melakukan pembuatannya / pabrikasinya berkenaan dengan aspek elektrik, serta pengujian atas hasil pekerjaannya.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan proses design engineering electrical
- Diskusi tentang pembuatannya/pabrikasinya
- Melakukan penghitungan kebutuhan untuk kegiatan design engineering electrical (tidak melebihi budget yang telah ditetapkan)";}i:36;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN005";s:10:"kompetensi";s:45:"Kemampuan Melakukan Improvement Ability Mesin";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:588:"KEMAMPUAN MELAKUKAN ”IMPROVEMENT ABILITY” MESIN
Kemampuan individu untuk melakukan improvement terkait dengan mesin (perbaikan dari sesuatu yang sudah berjalan, misal mengubah parameter atau metode) serta melakukan troubleshooting masalah yang ada sehingga tidak terjadi masalah yang sama pada mesin (misalnya filament break) dan dapat membantu kelancaran operasional kerja.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Menghadapi permasalahan mesin
- Melakukan perbaikan mesin
- Diskusi dengan pihak lain terkait dengan improvement mesin";}i:37;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN006";s:10:"kompetensi";s:81:"Pemahaman Tentang Mesin Konversi Energi, Manufacturing Process, Pengetahuan Bahan";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:587:"PEMAHAMAN TENTANG MESIN KONVERSI ENERGI, MANUFACTURING PROCESS, PENGETAHUAN BAHAN
Kemampuan individu untuk memahami, menguasai dan mengoperasikan mesin-mesin utility (misal kompresor, pompa, genset, turbin gas, ketel, unit refigerasi, ..), mampu mengidentifikasi masalah yang ada serta mampu melakukan perbaikan atas mesin sehingga dapat mengoptimalkan proses kerja.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Mengoperasikan mesin
- Menghadapi permasalahan mesin
- Melakukan perbaikan mesin
- Diskusi dengan pihak lain terkait dengan mesin";}i:38;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN007";s:10:"kompetensi";s:67:"Pemahaman Konstruksi Rancang Bangun Mesin Dan Elektrik (Assembling)";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:553:"PEMAHAMAN KONSTRUKSI RANCANG BANGUN MESIN DAN ELEKTRIK (ASSEMBLING)
Kemampuan individu untuk dapat merancang mesin dan elektrik sesuai dengan gambar desain, elemen-elemennya serta perhitungannya dan mengaplikasikannya sampai tahap commissioning sehingga mesin dapat dioperasikan dan berfungsi secara optimal
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan rancang mesin dan elektrik
- Menghadapi permasalahan rancang mesin dan elektrik
- Diskusi dengan pihak lain terkait dengan rancang mesin dan elektrik";}i:39;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN008";s:10:"kompetensi";s:37:"Pemahaman Tentang Elemen-Elemen Mesin";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:533:"PEMAHAMAN TENTANG ELEMEN-ELEMEN MESIN
Kemampuan individu untuk memahami bagian-bagian elemen mesin (al. bearing, shaft, clath, …) beserta konstruksi mesinnya baik secara parsial maupun secara keseluruhan, serta mampu mengatasi masalah yang terjadi sehingga dapat menunjang kelancaran kerja.
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan rancang mesin
- Melakukan perbaikan mesin
- Menghadapi permasalahan terkait elemen-elemen mesin
- Diskusi dengan pihak lain terkait dengan mesin";}i:40;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN009";s:10:"kompetensi";s:41:"Kemampuan Membaca Gambar Teknik (Mekanik)";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:443:"KEMAMPUAN MEMBACA GAMBAR TEKNIK (MEKANIK)
Kemampuan dalam mengidentifikasi, mempelajari, memahami dan membaca suatu gambar teknik (mekanik) terkait informasi diskripsi, dimensi, dan spesifikasi secara detail baik secara menyeluruh maupun parsial
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Diskusi terkait dengan suatu gambar mesin
- Melakukan identifikasi bagian mesin
- Pembuatan laporan harian";}i:41;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN010";s:10:"kompetensi";s:43:"Kemampuan Membaca Wiring Diagram (Elektrik)";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:385:"KEMAMPUAN MEMBACA WIRING DIAGRAM (ELEKTRIK)
Kemampuan dalam mengidentifikasi, mempelajari, memahami dan membaca wiring diagram (elektrik) baik secara menyeluruh maupun parsial
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Diskusi terkait dengan suatu gambar elektrik
- Melakukan identifikasi bagian wiring diagram
- Pembuatan laporan harian";}i:42;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN011";s:10:"kompetensi";s:39:"Pemahaman Dan Pengoperasian Program PLC";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:670:"PEMAHAMAN DAN PENGOPERASIAN PROGRAM PLC
Kemampuan memahami spesifikasi, sistematika dan cara kerja elektrik, membaca ladder diagram, advance PLC, scada system, serta memberikan analisa dan antisipasi, penanganan atas troubleshooting ( baik minor ataupun mayor ), pelaksanaan remove and install serta pengawasan pelaksanaan overhaule ( baik dis-assembly maupun assembly ) secara akurat dan efektif, pelaksanaan testingnya, demi menjamin tercapainya performa elektrik yang optimal
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada saat :
- Menggunakan program PLC dalam pelaksanaan tugas sehari-hari
- Menghadapi masalah dalam program PLC
- Diskusi mengenai program PLC dengan pihak lain";}i:43;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN012";s:10:"kompetensi";s:41:"Teknis Menggambar Desain (Dengan Autocad)";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:556:"TEKNIS MENGGAMBAR DESAIN (DENGAN AUTOCAD)
Kemampuan untuk mengaplikasikan design atau gambar suatu project dalam komputer dengan menggunakan aplikasi autocad serta menentukan langkah/urutan kegiatannya, dan melakukan analisa serta melakukan penghitungan material, waktu, spesifikasi dan biaya lain yang timbul dalam melaksanakan kegiatan aplikasi desain
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Mengoperasikan program autocad
- Menggunakan aplikasi design atau gambar suatu project dalam komputer
- Diskusi terkait dengan penghitungan sumberdayanya";}i:44;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN013";s:10:"kompetensi";s:40:"Pengetahuan Dasar-Dasar Mekanik-Electric";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:774:"PENGETAHUAN DASAR-DASAR MEKANIK-ELECTRIC
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan melaksanakan pengetahuan dasar-dasar sistem operasi, yang meliputi dasar sistem operasi, sistem perawatan secara berkala pada hydraulic system, electrical system maupun komponen yang lainnya, baik perawatan secara korektif, tata cara membaca shop manual serta part book, penanganan common troubleshooting serta mampu menganalisa atas hasil operasi, perbaikan dan pelaksanaan perawatan atas unit tersebut.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan perawatan mekanik-electric
- Melakukan analisa berkaitan dengan masalah mekanik-electric
- Berdiskusi dan menjelaskan kondisi unit
- Melakukan common troubleshooting pada unit";}i:45;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN014";s:10:"kompetensi";s:25:"Kemampuan Troubleshooting";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:457:"KEMAMPUAN TROUBLESHOOTING
Kemampuan mengidentifikasi, menganalisa dan memperbaiki permasalahan yang muncul pada mesin dan elektrik, secara tajam dan akurat disertai dengan langkah-langkah perbaikan serta dapat mencegah munculnya permasalahan yang sama
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada saat :
- Melakukan perbaikan pada mesin dan elektrik
- Diskusi mengenai mesin dan elektrik dengan pihak lain
- Mengetahui dan menjelaskan sistem proses mesin dan elektrik";}i:46;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN015";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:47;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SEN016";s:10:"kompetensi";s:22:"Counselling & Coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"SEN";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:837:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada saat :
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:48;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE001";s:10:"kompetensi";s:47:"Pemahaman & Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:903:"PEMAHAMAN & PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan menganalisa pelaksanaan peraturan atau ketentuan yang terkait dengan pelaksanaan sistem akuntansi dan keuangan perusahaan (antara lain PSAK, IFRS / International Financial Report Standard) secara benar, dapat dipertanggungjawabkan serta terhindar dari kondisi yang tidak ’aman’ dan mengganggu kelancaran operasional usaha, mengetahui setiap aspek dalam ketentuan sehingga setiap potensi permasalahan yang terkait dengan hal tersebut dapat diantisipasi lebih dini dan dipersiapkan kerangka penyelesaian dan penanganannya demi mencegah munculnya kasus atau permasalahan yang lebih beresiko
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Pada saat melakukan penjurnalan
- Pada saat melakukan pengalokasian dana
- Hasil analisa laporan keuangan perusahaan";}i:49;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE002";s:10:"kompetensi";s:62:"Pemahaman dan Penerapan Undang-Undang dan Peraturan Perpajakan";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:884:"PEMAHAMAN DAN PENERAPAN UNDANG-UNDANG DAN PERATURAN PERPAJAKAN
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan menganalisa atas pelaksanaan undang-undang atau ketentuan yang terkait dengan perpajakan secara benar, relevan, dapat dipertanggungjawabkan serta terhindar dari kondisi yang tidak ’aman’ dan mengganggu kelancaran usaha, mengetahui setiap aspek dalam peraturan sehingga setiap potensi permasalahan yang terkait dengan hal tersebut dapat diantisipasi lebih dini dan dipersiapkan kerangka penyelesaian dan penanganannya demi mencegah munculnya kasus atau permasalahan yang lebih beresiko
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat membuat laporan pajak tidak terjadi banyak koreksi / kelebihan bayar
- Pada saat menjelaskan pada pihak lain terkait dengan undang-undang / peraturan perpajakan
- Pada saat ada menghadapi / menyelesaikan permasalahan perpajakan";}i:50;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE003";s:10:"kompetensi";s:51:"Pemahaman dan Penerapan Undang-Undang Export-Import";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:565:"PEMAHAMAN DAN PENERAPAN UNDANG-UNDANG EXPORT-IMPORT
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan menganalisa undang-undang atau ketentuan yang terkait dengan Eksport-Import secara benar, dapat dipertanggungjawabkan serta terhindar dari kondisi yang tidak aman dan mengganggu kelancaran operasional perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat melakukan eksport - import barang
- Pada saat membuat laporan terkait eksport – import (al. kepabeanan, ..)
- Pada saat menghadapi pihak bea cukai
- Pada saat penyelesaian masalah eksport-import";}i:51;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE004";s:10:"kompetensi";s:31:"Manajemen Anggaran (perusahaan)";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:671:"MANAJEMEN ANGGARAN (PERUSAHAAN)
Kemampuan dalam memahami, menguasai, merencanakan dan menerapkan serta mengendalikan anggaran perusahaan, baik terkait dengan biaya yang dapat direncanakan atau yang muncul secara insidentil, serta bersifat jangka pendek (harian / mingguan) ataupun jangka panjang (tahunan), serta analisa dan tindaklanjutnya. (catatan = untuk saat ini pengelolaan budget masih terbatas pada cashflow, setiap tahun membuat budget untuk pembelian bahan baku)
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Realisasi dari pengalokasian dana
- Pada saat melakukan pengawasan atas anggaran dana
- Pada saat menghadapi permasalahan terkait dengan pengalokasian dana";}i:52;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE005";s:10:"kompetensi";s:33:"Pemahaman Tentang Akuntansi Biaya";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:530:"PEMAHAMAN TENTANG AKUNTANSI BIAYA
Kemampuan dalam memahami, menguasai, merencanakan dan menerapkan konsep akuntansi biaya dalam rangka pengelolaan biaya perusahaan secara keseluruhan, sehingga mampu memunculkan suatu penghitungan atas harga pokok (biaya) suatu produk / jasa / kegiatan kerja secara relevan, komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat melakukan penghitungan HPP
- Pada saat melakukan analisa atas HPP
- Pada saat menjelaskan pada pihak lain terkait dengan HPP";}i:53;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE006";s:10:"kompetensi";s:47:"Pemahaman Sistem Informasi Manajemen Accounting";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:670:"PEMAHAMAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ACCOUNTING
Kemampuan untuk memahami, menerapkan dan mengevaluasi atas penerapan sistem informasi manajemen accounting terkait aspek kelengkapan, kelayakan, kemudahan dalam penerapan, keamanan serta mampu menjadi sumber informasi yang akurat dan relevan bagi kelancaran dan percepatan kegiatan operasional perusahaan baik secara intern ataupun ekstern
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat pengoperasian sistem informasi manajemen accounting setiap harinya
- Pada saat memproses data atau mengoperasikan sistem
- Pada saat mendiskusikan hasil analisa data atau menghadapi permasalahan dengan operasional pengolahan data";}i:54;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE007";s:10:"kompetensi";s:75:"Penguasaan Pelaksanaan Stock Opname (RM, SM, SP, FG, WIP (work in progress)";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:467:"PENGUASAAN PELAKSANAAN STOCK OPNAME (RM, SM, SP, FG, WIP
(work in progress))
Kemampuan memahami, menguasai dan menerapkan prinsip-prinsip pelaksanaan stock opname secara efektif dan efisien, sehingga tidak ada penyimpangan proses opname dan diperolehnya akurasi data dan fisik barang
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat melakukan stok opname
- Pada saat membuat laporan hasil stok opname
- Pada saat menghadapi permasalahan terkait dengan stok opname";}i:55;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE008";s:10:"kompetensi";s:26:"Kemampuan Analisa Keuangan";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:518:"KEMAMPUAN ANALISA KEUANGAN
Kemampuan membaca dan melakukan analisa dan memberikan saran perbaikan atas posisi dan kondisi keuangan perusahaan secara efektif, efisien, aplikatif dan dapat dipertanggungjawabkan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat membaca kondisi keuangan perusahaan
- Pada saat membuat laporan keuangan
- Pada saat menganalisa laporan keuangan
- Pada saat menghadapi permasalahan terkait dengan keuangan perusahaan
- Pada saat menjelaskan pada pihak lain terkait dengan laporan keuangan";}i:56;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE009";s:10:"kompetensi";s:16:"Teknik Negosiasi";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:409:"TEKNIK NEGOSIASI
Kemampuan untuk melakukan komunikasi secara persuasif, lugas, tepat dan cerdik untuk menggiring dan mengarahkan orang lain untuk mengikuti atau memenuhi apa yang diharapkan sehingga memberikan hasil yang menguntungkan bagi perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat melakukan lobbying dengan pihak lain
- Pada saat menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pihak lain";}i:57;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE010";s:10:"kompetensi";s:36:"Pemahaman Tentang Dokumen Kepabeanan";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:672:"PEMAHAMAN TENTANG DOKUMEN KEPABEANAN
Kemampuan memahami, menguasai dan menyiapkan serta pembuatan dokumen kepabeanan (al. email, invoice, PL, L/C, beneficiary, B/L, PEB, COO (certificate of origin), QDC, fumigasi sertifikat, COA (certificate of analysis)) sesuai dengan kebutuhan customer dan negara tujuan secara tepat dan cepat sesuai dengan sistem dan prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat mempersiapkan dokumen kepabeanan
- Pada saat membuat dokumen kepabeanan
- Pada saat menghadapi permasalahan terkait dengan dokumen kepabeanan
- Pada saat menjelaskan kepada pihak lain terkait dengan dokumen kepabeanan";}i:58;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE011";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:59;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SFE012";s:10:"kompetensi";s:22:"Counselling & Coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"SFE";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:60;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR001";s:10:"kompetensi";s:79:"Pemahaman dan Penerapan Undang- Undang Ketenagakerjaan & Peraturan Yang Terkait";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:924:"PEMAHAMAN DAN PENERAPAN UNDANG-UNDANG KETENAGAKERJAAN DAN PERATURAN YANG TERKAIT
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan menganalisa setiap aspek dalam peraturan dan undang-undang ketenagakerjaan serta pelaksanaannya di perusahaan sehingga setiap potensi masalah yang terkait dengan hal tersebut dapat diantisipasi lebih dini dan dipersiapkan kerangka penyelesaian dan penanganannya demi mencegah munculnya kasus atau permasalahan yang lebih beresiko secara benar, dapat dipertanggungjawabkan serta saling menguntungkan bagi perusahaan dan karyawan secara proporsional.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Sikap dan perilaku saat ada karyawan yang mempertanyakan kasus yang terkait
- Pada saat meeting / diskusi kebijakan terkait dengan penerapan UU ketenagakerjaan dan peraturan yang terkait
- Pada saat pengerjaan tugas dan tanggung jawab
- Sikap dan perilaku pada saat melakukan coaching and counseling";}i:61;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR002";s:10:"kompetensi";s:74:"Penguasaan Dalam Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:760:"PENGUASAAN DALAM SISTEM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DAN ORGANISASI
Kemampuan untuk menguasai, menerapkan dan menganalisa pelaksanaan sistem serta mempersiapkan, menyusun dan mengembangkan sistem (dan prosedur) penunjang terkait dengan Manajemen Sumberdaya Manusia dan organisasi untuk kemudian memahamkan pelaksana sistem serta pihak lain sehingga menunjang kelancaran operasional perusahaan serta mencapai target penanganan yang ditetapkan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Sikap dan perilaku dalam pengerjaan tugas dan tanggung jawabnya
- Pada saat menghadapi penugasan yang kompleks dan diluar tugas rutin
- Pengelolaan sistem manajemen SDM & organisasi (al. perencanaan, development,
…)
- Realisasi program pengembangan SDM & organisasi";}i:62;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR003";s:10:"kompetensi";s:26:"Pengelolaan Personnel File";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:614:"PENGELOLAAN PERSONNEL FILE
Kemampuan untuk mengelola data-data terkait dengan ketenagakerjaan (meliputi surat lamaran karyawan, riwayat karyawan, absensi, riwayat pelatihan, ...) di perusahaan secara up to date, benar, tertib, lengkap dan sesuai prosedur yang berlaku sehingga proses pengembangan karyawan dapat berjalan dengan optimal.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pemenuhan ketersediaan file ketenagakerjaan ketika dibutuhkan
- Sikap dan perilaku ketika file yang dikelola dibutuhkan atau diminta oleh bagian lain
- Pada saat pelaporan kegiatan kerja yang terkait dengan personnel file setiap bulan";}i:63;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR004";s:10:"kompetensi";s:70:"Pemahaman Tentang Sistem Payroll (al. Gaji, Lembur, Asuransi, … dll)";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:715:"PEMAHAMAN TENTANG SISTEM PAYROLL (AL. GAJI, LEMBUR, ASURANSI,
… DLL)
Kemampuan dalam melakukan penghitungan payroll sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku serta dapat melakukan analisa atas resiko keuangan yang mungkin dihadapi di masa yang akan datang (inflasi dan kebijakan pemerintah) sehingga dapat diantisipasi lebih dini oleh perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Perilaku ketika melakukan perhitungan payroll
- Sikap dan perilaku ketika terjadi complain tentang perhitungan system payroll
- Sikap dan perilaku ketika diskusi tentang perubahan kebijakan system payroll
- Menghadapi situasi dimana terdapat kesalahan perhitungan payroll yang membutuhkan penyelesaian dengan cepat";}i:64;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR005";s:10:"kompetensi";s:28:"Pengelolaan Sistem Perijinan";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:639:"PENGELOLAAN SISTEM PERIJINAN
Kemampuan dalam mengelola, memonitor dan melaksanakan kegiatan perijinan perusahaan secara tepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (perijinan terkait dengan ketenagakerjaan menjadi tanggungjawab Personalia, sedangkan yang non ketenagakerjaan menjadi tanggung jawab GA) sehingga dapat memperlancar proses kegiatan kerja di perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Sikap dan perilaku ketika ada karyawan yang melakukan ijin
- Sikap dan perilaku ketika ada complain dan pertanyaan seputar system perijinan di perusahaan
- Pada saat pelaporan system perijinan kepada manajemen pada akhir bulan";}i:65;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR006";s:10:"kompetensi";s:33:"Pengelolaan Inventaris Perusahaan";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:681:"PENGELOLAAN INVENTARIS PERUSAHAAN
Kemampuan untuk merencanakan, mengelola, mengendalikan, mendistribusikan, mengawasi, memelihara serta melakukan pencatatan (pendataan) atas seluruh inventaris perusahaan (al. office equipments) sesuai kewenangan secara benar dan efisien sehingga inventaris perusahaan dapat digunakan secara tepat, efektif dan proporsional.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Sikap dan perilaku dalam kegiatan kerja sehari-hari yang terkait dengan inventaris perusahaan
- Sikap dan perilaku ketika ada inventaris perusahaan yang tidak dapat disediakan sesuai kebutuhan
- Proses pemenuhan kebutuhan inventaris perusahaan dalam keadaan siap pakai sehari-hari";}i:66;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR007";s:10:"kompetensi";s:43:"Pengelolaan Kegiatan Umum - Kerumahtanggaan";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:650:"PENGELOLAAN KEGIATAN UMUM-KERUMAHTANGGAAN
Kemampuan dalam menguasai penanganan dan pengelolaan kegiatan kerumahtanggaan perusahaan (al. konsumsi, fasilitas umum, penunjang sarana fasilitas umum, kerjasama dengan pihak outsourcing, persiapan sampai dengan monitoringnya ......), sehingga menunjang kelancaran kerja di perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Kegiatan perencanaan kegiatan pihak eksternal (tamu) yang membutuhkan koordinasi dengan pihak-pihak di perusahaan
- Koordinasi kebutuhan meeting di perusahaan seperti jadwal, konsumsi, penyediaan tempat, dll
- Menangani complain yang terkait dengan kegiatan umum-kerumahtanggaan";}i:67;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR008";s:10:"kompetensi";s:38:"Pengelolaan dan Pemeliharaan kendaraan";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:842:"PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN KENDARAAN
Kemampuan memahami dan menguasai proses pengelolaan pemakaian kendaraan operasional dan perbaikan / servis masing-masing kendaraan yang dilihat dari history card- nya secara mendalam, meliputi: penggantian olie, bongkar mesin, pemahaman akan jenis, type dan fungsi sparepart kendaraan dengan baik serta mengetahui servis yang efisien serta kegiatan pengaturan dan distribusi penggunaan kendaraan sesuai prioritas kebutuhan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Kegiatan pembuatan jadwal pemeliharaan kendaraan setiap bulannya
- Proses sosialisasi kegiatan pemeliharaan kendaraan kepada pihak yang terkait
- Situasi dimana kendaraan tidak dalam keadaan siap pakai sehingga menghambat operasional perusahaan
- Menghadapi customer baik internal dan eksternal yang complain tentang pemenuhan kendaraan";}i:68;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR009";s:10:"kompetensi";s:35:"Teknik Mengemudi Kendaraan Bermotor";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:531:"TEKNIK MENGEMUDI KENDARAAN BERMOTOR
Kemampuan memahami prinsip dan teknik mengemudi yang benar, aman dan sehat, serta menerapkannya secara efektif dan efisien, sehingga terhindar dari pelanggaran, kecelakaan serta gangguan dan in-efisiensi operasional kendaraan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Sikap dan perilaku saat mengemudikan kendaraan bermotor
- Situasi dimana ditemukan kerusakan pada kendaraan yang membutuhkan solusi dengan segera
- Menghadapi kendala yang terjadi di jalan seperti jalanan macet, ditutup, dll.";}i:69;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR010";s:10:"kompetensi";s:20:"Teknis Korespondensi";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:786:"TEKNIS KORESPONDENSI
Kemampuan memahami, menguasai, dan mengelola kegiatan surat menyurat, baik antar bagian di dalam (internal) perusahaan maupun dengan pihak-pihak lain yang terkait (eksternal) perusahaan, sehingga kegiatan korespondensi dapat terkoordinasi dengan baik dan efektif, serta menunjang kelancaran kegiatan operasional perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat menjalankan fungsi tugas dan tanggung jawabnya sehari-hari
- Mendapat complain dari customer baik internal maupun eksternal terkait dengan kebutuhan surat-menyurat
- Menangani banyak kebutuhan akan korespondensi disaat ia juga memiliki kegiatan kerja yang lain
- Ketika muncul situasi yang menghambat kelancaran kerja seperti ada surat yang hilang, terselip dan tidak sampai pada penerima";}i:70;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR011";s:10:"kompetensi";s:30:"Handling Telpon Masuk / Keluar";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:588:"HANDLING TELEPON MASUK/KELUAR
Kemampuan untuk memahami dan menerapkan teknik handling telepon, termasuk teknik komunikasi melalui telepon, mengelola telepon masuk/ keluar, serta mengatasi masalah yang muncul, sehingga komunikasi melalui telepon dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Ketika menjalankan tugas handling telpon setiap harinya
- Mandapat complain dari customer baik internal maupun eksternal terkait dengan handling telepon masuk/keluar
- Menangani situasi yang menghambat seperti line yang sibuk dan telepon yang terputus";}i:71;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR012";s:10:"kompetensi";s:50:"Pemeliharaan & Pemenuhan Sarana dan Prasarana Umum";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:762:"PEMELIHARAAN DAN PEMENUHAN SARANA DAN PRASARANA UMUM
Kemampuan mengelola, merencanakan dan melakukan pengawasan terhadap kegiatan pemeliharaan dan pemenuhan sarana prasana umum (al. ruang meeting, KM, lobby kantor, taman …) yang digunakan meliputi jenis, bentuk, spesifikasi dan kegunaan dari masing-masing sarana prasarana umum sehingga mampu menjaga tingkat optimalisasi alat/sarana umum tersebut dalam menunjang kegiatan umum perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Laporan hasil kerja terkait dengan pengelolaan sarana dan prasarana umum
- Realisasi perawatan sarana dan prasarana umum sesuai dengan target yang telah ditetapkan
- Situasi dimana sarana dan prasarana umum tidak dapat disediakan/digunakan sesuai dengan permintaan / kebutuhan";}i:72;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR013";s:10:"kompetensi";s:29:"Pemahaman Tentang Investigasi";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:800:"PEMAHAMAN TENTANG INVESTIGASI
Kemampuan memahami, menggali fakta, merangkai dan menjelaskan atas suatu kejadian yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban di lingkungan perusahaan sehingga dapat memberikan suatu analisa berupa suatu laporan yang obyektif dan dapat dipertanggungjawabkan, dalam rangka menangani dan mencegah timbulnya kembali permasalahan yang sejenis atas permasalahan yang terkait.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Sikap dan perilaku ketika terjadi sebuah kasus yang membutuhkan informasi yang menyeluruh dan mendalam
- Menangani permasalahan yang mengalami kekurangan akan data penunjang
- Menangani permasalahan akibat sikap / perilaku yang tidak sesuai / tidak dijalankan selaras dengan system dan prosedur yang berlaku di perusahaan
- Pada saat melakukan investigasi";}i:73;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR014";s:10:"kompetensi";s:29:"Pemahaman Tentang Kesamaptaan";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:589:"PEMAHAMAN TENTANG KESAMAPTAAN
Kemampuan untuk senantiasi berada dalam kondisi siap siaga, baik fisik dan psikis, dalam menerima penugasan atau melaksanakan tugas, setiap saat diperlukan terkait dengan pengamanan perusahaan, beladiri, baris berbaris … dll
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Kegiatan pengamanan perusahaan setiap harinya
- Pada situasi ketika ada tamu / customer yang tidak / belum dikenal
- Terjadi permasalahan terkait pengamanan perusahaan seperti barang yang hilang atau rusak
- Mendapati situasi yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu keamanan perusahaan";}i:74;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR015";s:10:"kompetensi";s:47:"Pengelolaan Limbah Industri (avalan dan sampah)";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:842:"PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI (AVALAN DAN SAMPAH)
Kemampuan untuk melakukan pengelolaan, mengatur dalam penjualan dan pemusnahan terhadap limbah industri (avalan dan sampah) atau bahan berbahaya dan beracun (B3) serta identifikasi atas potensi dampak yang muncul dan secara konsisten dan berkala sesuai dengan sistem dan prosedur yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien dalam rangka mencegah timbulnya pencemaran lingkungan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Diskusi dan koordinasi terkait dengan pengelolaan limbah industry baik dengan pihak internal maupun eksternal perusahaan
- Menghadapi kendala atau masalah seperti lingkungan yang tercemar, munculnya
complain, dll
- Dilihat dari perencanaan pengembangan pengelolaan limbah yang melibatkan proses analisa yang mendalam
- Realisasi perencanaan pengelolaan limbah industry";}i:75;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR016";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:76;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR017";s:10:"kompetensi";s:64:"Pengelolaan Program Pelatihan (berdasar TNA berbasis kompetensi)";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:916:"PENGELOLAAN PROGRAM PELATIHAN (BERDASAR TNA BERBASIS KOMPETENSI)
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan suatu program pelatihan yang bersifat komprehensif dan integratif dengan mendasarkan pada pemahaman dan analisa terhadap kebutuhan dan tuntutan pengembangan baik bagi tiap jabatan ataupun perusahaan serta bersifat jangka pendek atau menengah, serta menjelaskan kepada pihak terkait dan memantau pelaksanaan serta memberikan evaluasi atas tingkat pencapaiannya. TNA = Training Need Analysis (analisa kebutuhan pelatihan dan pengembangan)
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Proses diskusi/meeting mengenai kegiatan pengembangan karyawan secara berkala setiap tahunnya
- Pelaksanaan kegiatan pengembangan karyawan sesuai dengan jadwalnya
- Menghadapi pengajuan pelatihan dari bagiannya sendiri atau bagian lain yang tidak didasari dengan alasan pengajuan yang jelas
- Realisasi program pelatihan";}i:77;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR018";s:10:"kompetensi";s:21:"Counseling & coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:78;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR019";s:10:"kompetensi";s:29:"Pengelolaan Manpower Planning";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:682:"PENGELOLAAN MANPOWER PLANNING
Kemampuan dalam memahami, mengantisipasi, mempersiapkan, merencanakan dan melaksanakan serta memonitoring kegiatan ‘Manpower Planning’ sebagai suatu kegiatan strategis perusahaan yang sistematis, sehingga pengelolaan operasional perusahaan optimal dan produktif serta mampu mendukung tercapainya sasaran perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Perencanaan kebutuhan tenaga kerja setiap tahunnya
- Laporan hasil kerja terkait dengan pengelolaan manpower planning secara berkala di perusahaan
- Mendapati munculnya isu yang dapat mempengaruhi pengelolaan manpower planning seperti kemunculan unit baru, penambahan line/pabrik baru, dll";}i:79;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR020";s:10:"kompetensi";s:40:"Pengelolaan Kegiatan Rekrutmen - Seleksi";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:972:"PENGELOLAAN KEGIATAN REKRUTMEN-SELEKSI
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mengantisipasi, mempersiapkan, merencanakan dan melaksanakan kegiatan rekrutmen – seleksi bagi tenaga kerja perusahaana, baik tenaga tetap, kontrak serta outsourcing, serta kemampuan untuk memberikan dan mengarahkan alternatif sourcing (rekrutmen tenaga kerja) secara relevan, aman, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga operasional perusahaan terdukung dengan tenaga kerja yang relevan sesuai dengan standar kompetensi kebutuhan jabatan dan persyaratan jabatan yang telah ditetapkan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Laporan hasil kerja terkait dengan kebutuhan penambahan karyawan di bagian lain secara berkala
- Menangani complain yang terjadi karena proses rekrutmen – seleksi yang kurang optimal
- Sikap dan perilaku ketika pemenuhan karyawan tidak sesuai dengan target / kualifikasi yang telah ditetapkan
- Kualitas SDM yang dipenuhi dalam proses rekrutmen-seleksi";}i:80;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR021";s:10:"kompetensi";s:37:"Pemahaman Tentang Industrial Relation";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:843:"PEMAHAMAN TENTANG INDUSTRIAL RELATION
Kemampuan untuk dapat memahami, menguasai, dan menerapkan kegiatan “industrial relation” yang dapat mendukung terciptanya kemitraan dan hubungan yang harmonis dengan pihak-pihak terkait (al. pengusaha, pekerja, serikat pekerja, pemerintah, masyarakat, ..) dalam menjaga ketertiban demi kelangsungan operasional perusahaan dan memberikan kesejahteraan pekerja secara terbuka, demokratis dan berkeadilan sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang berlaku.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya.
- Melakukan hubungan dengan pihak lain (pengusaha, pihak manajemen, pekerja, masyarakat dan pemerintah).
- Meeting / diskusi terkait dengan penerapan dan peraturan yang terkait dengan hubungan industrial
- Menghadapi kasus yang terkait dengan hubungan industrial";}i:81;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SHR022";s:10:"kompetensi";s:42:"Pengelolaan Kegiatan Community Development";s:11:"id_kategori";s:3:"SHR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:977:"PENGELOLAAN KEGIATAN ”COMMUNITY DEVELOPMENT”
Kemampuan untuk dapat memahami, menguasai, mengantisipasi, mempersiapkan, merencanakan dan melaksanakan kegiatan community development bagi masyarakat yang ada di sekitar lingkungan perusahaan secara berkesinambungan, yaitu dengan melakukan kegiatan yang dilaksanakan secara terorganisir, terprogram dan dilaksanakan tahap demi tahap, dimulai dari tahap permulaan sampai pada tahap kegiatan tindak lanjut serta evaluasi sehingga kegiatan yang dilakukan dapat memperbaiki kondisi ekonomi, sosial dan kebudayaan masyarakat untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi dan perannya
- Proses diskusi/meeting mengenai kegiatan community development
- Melaksanakan/merealisasikan kegiatan community development yang telah diprogramkan
- Menghadapi seluruh masyarakat yang ada di sekitar lingkungan perusahaan";}i:82;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI001";s:10:"kompetensi";s:54:"Pemahaman Tentang Sistem Dan Proses Produksi Non Woven";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:835:"PEMAHAMAN TENTANG SISTEM DAN PROSES PRODUKSI NON WOVEN
Kemampuan untuk memahami, menguasai, dan mengerti seluruh proses produksi mulai dari bahan baku menjadi bahan setengah jadi / bahan jadi, serta mampu memahami tentang karakteristik proses, kondisi mesin atau alat kerja, karakteristik material, flow proses, tentang kapasitas terpasang dan terpakai dari setiap mesin di setiap proses produksinya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara benar dan relevan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya dalam membuat perencanaan produksi dan atau yang terkait
- Menjelaskan tentang alur proses produksi non woven
- Diskusi Pengoperasian mesin produksi sehingga dapat berjalan secara optimal
- Melakukan analisa problem produksi, khususnya terkait dengan produktifitas";}i:83;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI002";s:10:"kompetensi";s:51:"Pemahaman Prinsip Kerja Komputer & Hardware Lainnya";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:744:"PEMAHAMAN PRINSIP KERJA KOMPUTER & HARDWARE LAINNYA
Kemampuan untuk mengetahui, memahami, menguasai prinsip kerja computer (meliputi proses input (berupa data), memori (program), dan output (berupa informasi) dan hardware lainnya (al. CPU, printer, scanner, dll) yang bekerja secara koordinatif dan integrative berdasarkan program sesuai dengan sistem dan prosedur yang berlaku sehingga tidak terdapat permasalahan yang dapat menghambat pemakaian dan kelancaran operasional perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan analisa ketika menemui masalah terkait dengan permasalahan hardware
- Diskusi tentang penanganan pengolahan hardware di perusahaan
- Menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan hardware";}i:84;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI003";s:10:"kompetensi";s:35:"Pemahaman mengenai IT Infrastruktur";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:867:"PEMAHAMAN MENGENAI IT INFRASTRUKTUR
Kemampuan untuk mendesain, membangun, mengolah, memonitoring dan menganalisis atas implementasi struktur/rancang bangun IT yang tepat guna bagi perusahaan meliputi komponen hardware, software, storage technology (media fisik & software yang memerintahkan penyimpanan dan pengorganisasian data), dan communication technology (peralatan fisik & software yang menghubungkan berbagai komponen hardware computer) secara komprehensif sehingga proses pengkoordinasian, adaptasi serta pengelolaan teknologi dapat terintegrasi bagi seluruh bagian dalam perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan mengenai rancang bangun sebuah perusahaan dengan lahan atau kondisi yang baru
- Melakukan analisa masalah terkait dengan permasalahan IT Infrastruktur
- Diskusi tentang penanganan IT Infrastruktur di perusahaan";}i:85;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI004";s:10:"kompetensi";s:45:"Pemahaman prinsip kerja Network Administrator";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:810:"PEMAHAMAN PRINSIP KERJA NETWORK ADMINISTRATOR
Kemampuan untuk memahami, merencanakan, membangun, memeriksa, mengantisipasi, serta bertanggung jawab untuk maintain dan menangani setiap permasalahan terkait dengan computer hardware dan software system meliputi networking (jaringan), baik untuk jaringan computer, pembagian server terkait dengan hak/level akses, jaringan LAN/WAN, internet, sehingga mampu menunjang kelancaran operasional perusahaan secara efektif dan efisien.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Merencanakan pemasangan dan implementasi networking di sebuah perusahaan
- Melakukan analisa ketika menemui masalah terkait dengan jaringan computer
- Diskusi tentang penanganan pembuatan jaringan di tempat yang baru
- Menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan jaringan";}i:86;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI005";s:10:"kompetensi";s:44:"Pemahaman Tentang Database Management System";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:762:"PEMAHAMAN TENTANG DATABASE MANAGEMENT SYSTEM
Kemampuan untuk memahami, merencanakan, mengantisipasi dan mengatasi permasalahan terkait dengan penggunaan prinsip kerja Database Management System (al. meliputi hierarchical, network, relational dan object-oriented) yang baik bagi sebuah perusahaan sehingga membantu proses design, pemeliharaan dan pengolahan kumpulan data dalam jumlah yang besar, terintegrasi, tidak menimbulkan kekacauan dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan analisis terhadap proses berjalannya pengelolaan database management system
- Memecahkan masalah terkait dengan pengelolaan Database Management System
- Menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan pengelolaan data";}i:87;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI006";s:10:"kompetensi";s:66:"Pemahaman Bahasa Pemrograman (Web & Desktop Programming Languange)";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:692:"PEMAHAMAN BAHASA PEMROGRAMAN
(WEB & DESKTOP PROGRAMMING LANGUAGE)
Kemampuan dalam mengetahui, memahami, menguasai dan mengaplikasikan bahasa- bahasa pemrograman baik untuk web (al. PHP, ASP, CSS, Javascript dan HTMLS) dan desktop (al. Net, Java, dan Delphi) pada komputer perusahaan. serta mampu mengantisipasi dan mengatasi masalah pemrograman yang ada sesuai dengan sistem dan prosedur yang berlaku secara sehingga dapat dipertanggung jawabkan dalam pengoperasiannya.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pembuatan/install program baru
- Diskusi mengenai rancangan pembuatan program dengan bagian lain
- Melakukan analisa ketika menemui masalah terkait dengan permasalahan pemrograman";}i:88;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI007";s:10:"kompetensi";s:97:"Pemahaman Mengenai Pengelolaan Server (Mail Server, Web Server, Database Server, Active Dir, Etc)";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:764:"PEMAHAMAN MENGENAI PENGELOLAAN SERVER
(MAIL SERVER, WEB SERVER, DATABASE SERVER, ACTIVE DIR, ETC)
Kemampuan untuk mengerti, memahami, menguasai, dan menjamin agar seluruh layanan pengelolaan server sebagai system pengolah, penyimpanan, pendistribusian data secara terpusat serta menjadi pusat aplikasi bersama dan sarana untuk terhubung dengan internet yang meliputi mail server, web server, database server, active directory, dll dapat berfungsi dan berjalan dengan baik, aman serta dapat dipertangungjawabkan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan analisa ketika menemui masalah terkait dengan permasalahan server
- Diskusi tentang penanganan pengolahan server di perusahaan
- Menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan server";}i:89;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI008";s:10:"kompetensi";s:30:"Pemahaman Mengenai IT Security";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:753:"PEMAHAMAN MENGENAI IT SECURITY
Kemampuan mengidentifikasi, mengetahui, dan memahami aspek-aspek IT security terkait dengan keamanan pengelolaan data dan informasi elektronik atau digital internal perusahaan maupun eksternal dari perusahaan customer atau supplier serta dapat mengantisipasi / mencegah munculnya potensi resiko atau permasalahan di kemudian hari sehingga perusahaan terhindar dari kerugian / kehilangan / kelolosan yang berdampak pada nama baik perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengembangkan dan melakukan analisis IT Security di perusahaan
- Diskusi tentang pengelolaan IT Security
- Melakukan analisa ketika menemui masalah terkait dengan permasalahan IT Security
- Menindaklanjuti adanya penyimpangan yang terjadi";}i:90;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI009";s:10:"kompetensi";s:27:"Pemahaman Sistem Kerja CCTV";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:736:"PEMAHAMAN SISTEM KERJA CCTV
Kemampuan untuk mengerti dan memahami prinsip/sistem kerja dan teknik pengoperasian CCTV secara benar, aman dan sesuai ketentuan dan rekomendasi fabrika yang memiliki tujuan untuk memantau seluruh aktivitas, situasi dan kondisi di tempat tertentu. Serta mampu menganalisa dan mengatasi segala resiko dan permasalahan yang terkait dengan pengelolaan CCTV (al. pemasangan, pengolahan dan penyimpanan data/hasil rekaman …) sehingga dapat diantisipasi lebih dini.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengoperasikan CCTV
- Menemui masalah terkait dengan pengoperasian CCTV
- Diskusi tentang penanganan pengolahan CCTV di perusahaan
- Pengelolaan data/hasil rekaman terkait dengan hasil pengoperasian CCTV";}i:91;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI010";s:10:"kompetensi";s:63:"Pemahaman Sistem Kerja PABX (Private Automatic Branch Exchange)";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:826:"PEMAHAMAN SISTEM KERJA PABX (PRIVATE AUTOMATIC BRANCH EXCHANGE)
Kemampuan untuk mengerti dan memahami prinsip/sistem kerja dan teknik pengoperasian PABX meliputi line incoming (line PSTN yang disediakan khusus untuk menerima pangglian dari luar), line outgoing (line PSTN yang difungsikan khusus untuk panggilan ke luar), timer (pembatasan waktu dial), dan akses dial secara benar, aman dan sesuai ketentuan dan rekomendasi fabrika yang memiliki tujuan untuk me-manage lalu lintas atau interaksi komunikasi intern perusahaan yang diatur secara smart sehingga dapat menghemat maintenance telekomunikasi serta efektifitas kerja lebih maksimal.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Instalasi atau pemasangan PABX
- Menemui masalah terkait dengan pengoperasian PABX
- Diskusi tentang penanganan pengolahan PABX di perusahaan";}i:92;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI011";s:10:"kompetensi";s:37:"Pemahaman Mengenai Licensing Software";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:865:"PEMAHAMAN MENGENAI LICENSING SOFTWARE
Kemampuan untuk mengerti dan memahami tentang istilah-istilah licensing software (al. free software, open source, GPL, freeware, Public domain…), jalur pembelian program lisensi, jenis-jenis licensing software (al. software operating system licensing, business & office licensing, security & antivirus licensing, …), manajemen inventaris atas lisensi, serta kelebihan dan kelemahan dari masing-masing software yang paling tepat digunakan dan sesuai kondisi perusahaan, serta dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat membantu kelancaran kegiatan operasional perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan analisa ketika menemui masalah terkait dengan permasalahan licensing software
- Pada saat melakukan pembelian program lisensi
- Diskusi tentang penanganan pengolahan software berlisensi di perusahaan";}i:93;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI012";s:10:"kompetensi";s:15:"Program Analyst";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:574:"PROGRAM ANALYST
Kemampuan untuk melakukan analisa suatu program / sistem informasi manajemen, sehingga dapat diketahui kelebihan, kelemahan, dan peluang resikonya, mampu memberikan usulan dan solusi yang relevan, serta melaksanakan perbaikan atau pengembangan atas sistem tersebut, sehingga mampu menunjang peningkatan produktivitas perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan analisa efektivitas sebuah program
- Membuat laporan analisa dari suatu program yang berjalan
- Menemui masalah terkait dengan permasalahan program / system informasi manajemen";}i:94;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI013";s:10:"kompetensi";s:52:"Penguasaan Pelaksanaan Stock Opname (Rm, Sm, Sp, Fg)";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:443:"PENGUASAAN PELAKSANAAN STOCK OPNAME (RM, SM, SP, FG)
Kemampuan memahami, menguasai dan menerapkan prinsip-prinsip pelaksanaan stock opname secara efektif dan efisien, sehingga tidak ada penyimpangan proses opname dan diperolehnya akurasi data dan fisik barang
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pada saat melakukan stok opname
- Pada saat membuat laporan hasil stok opname
- Pada saat menghadapi permasalahan terkait dengan stok opname";}i:95;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI014";s:10:"kompetensi";s:51:"Pemahaman Mengenai Prosedur Di Tiap-Tiap Departemen";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:849:"PEMAHAMAN MENGENAI PROSEDUR DI TIAP-TIAP DEPARTEMEN
Kemampuan untuk mengetahui, menguasai, memahami dan memastikan konsistensi penerapan berjalannya seluruh prosedur / SOP (Standard Operating Procedure) di masing- masing departemen/bagian yang ada di perusahaan (al. sistem Performance Appraisal) secara benar, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan sistem dan ketentuan yang berlaku sehingga dapat mencapai kelancaran operasional kerja, mengidentifikasi potensi munculnya masalah, serta mengatasi masalah-masalah yang muncul dalam pelaksanaannya.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melaksanakan audit dan laporan pengelolaan SOP di perusahaan
- Menemui penyimpangan terkait dengan pelaksanaan SOP
- Melakukan analisa ketika menemui masalah terkait dengan permasalahan SOP
- Diskusi terkait dengan penerapan dan pengembangan SOP";}i:96;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI015";s:10:"kompetensi";s:102:"Pemahaman & Penerapan Sistem Informasi Manajemen Perusahaan (al. Sistem Payroll, SAP, Pembelian, ….)";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:939:"PEMAHAMAN & PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERUSAHAAN (al. SISTEM PAYROLL, SAP, PEMBELIAN, ….)
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan menganalisa atas penerapan sistem informasi manajemen terkait aspek kelengkapan, kelayakan, kemudahan dalam penerapan, keamanan serta mampu menjadi sumber informasi yang relevan bagi kelancaran dan percepatan operasional perusahaan baik secara intern, ataupun ekstern, mengetahui setiap aspek dalam ketentuan sehingga setiap potensi permasalahan yang terkait dengan hal tersebut dapat diantisipasi lebih dini dan dipersiapkan kerangka penyelesaian dan penanganannya demi mencegah munculnya kasus atau permasalahan yang lebih beresiko
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan pengelolaan dan maintenance sistem informasi manajemen perusahaan
- Diskusi mengenai pemecahan masalah atas penerapan sistem informasi manajemen perusahaan";}i:97;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI016";s:10:"kompetensi";s:32:"Pemahaman Prosedur Export-Import";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:479:"PEMAHAMAN PROSEDUR EXPORT-IMPORT
Kemampuan untuk memahami, menguasai, dan menerapkan sistem dan prosedur atau ketentuan yang terkait dengan kegiatan Eksport-Import secara benar, dapat dipertanggungjawabkan serta terhindar dari kondisi yang tidak aman dan mengganggu kelancaran operasional perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan eksport - import barang
- Penyelesaian masalah eksport-import
- Diskusi terkait dengan eksport-import barang dengan pihak lain";}i:98;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI017";s:10:"kompetensi";s:37:"Pemahaman Proses Perijinan Perusahaan";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:575:"PEMAHAMAN PROSES PERIJINAN PERUSAHAAN
Kemampuan dalam mengetahui dan mehamai seluruh dokumen perijinan perusahaan (al. SIUP, TDP, Akta Perusahaan, Keterangan Domisili, ….) secara tepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang digunakan untuk pengembangan bisnis perusahaan secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pengurusan perijinan untuk pengembangan bisnis baru
- Sikap dan perilaku ketika ada karyawan yang melakukan ijin
- Sikap dan perilaku ketika ada complain dan pertanyaan seputar system perijinan di perusahaan";}i:99;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI018";s:10:"kompetensi";s:21:"Kemampuan Investigasi";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:565:"KEMAMPUAN INVESTIGASI
Kemampuan dalam memahami, menggali fakta, dan memberikan suatu analisa atas suatu kejadian serta membuat laporan yang obyektif, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai sistem dan posedur yang telah ditetapkan, dalam rangka menangani dan mencegah timbulnya kembali kejadian yang sejenis
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan investigasi
- Membuat laporan investigasi yang berjalan di perusahaan
- Memiliki masalah terkait dengan pelaksanaan investigasi
- Menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan investigasi";}i:100;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI019";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:101;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMI020";s:10:"kompetensi";s:22:"Counselling & Coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"SMI";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:102;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK001";s:10:"kompetensi";s:28:"Ketrampilan Teknik Negosiasi";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:388:"KETRAMPILAN TEKNIK NEGOSIASI
Kemampuan untuk memenangkan atas suatu kondisi dengan berprinsip pada kewajaran tanpa harus merugikan perusahaan / bagian sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga memberikan hasil yang menguntungkan bagi perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan negosiasi dengan pihak lain
- Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pihak lain";}i:103;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK002";s:10:"kompetensi";s:30:"Kemampuan Komunikasi-Persuasif";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:578:"KEMAMPUAN KOMUNIKASI-PERSUASIF
Kemampuan untuk memahami, menguasai, dan menerapkan sistem komunikasi yang baik, terutama dalam memberikan mengajak / meyakinkan pihak lain sehingga secara rela mereka dapat menerima dan menjalankan apa yang disampaikan secara benar tanpa harus merugikan perusahaan/bagian serta dapat menunjang kelancaran dalam kegiatan pemasaran sehingga dapat mencapai target pemasaran.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalin komunikasi dengan orang lain
- Melakukan kegiatan lobbying/negosiasi dengan customer
- Mengatasi masalah dengan pihak lain";}i:104;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK003";s:10:"kompetensi";s:10:"Networking";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:636:"NETWORKING
Kemampuan untuk membina hubungan kerja yang akrab, timbal balik dan hangat atau jaringan kerja dengan orang lain, guna meningkatkan akses informasi penting serta mengenali kesempatan untuk membangun hubungan strategis yang akan berguna dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu mengenali diri dan menempatkan diri serta mengekspresikan emosi pada situasi dan cara yang tepat.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Bertemu dengan klien atau customer/supplier
- Diskusi atau meeting dengan pihak internal atau eksternal perusahaan
- Melakukan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan networking";}i:105;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK004";s:10:"kompetensi";s:21:"Marketing Intelligent";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:530:"MARKETING INTELLIGENT
Kemampuan individu untuk mengetahui dan memahami customer, calon customer dan competitor (antara lain profil perusahaan, aplikasi market dan suppliernya, dll.), mampu menganalisa kondisinya serta mampu melakukan kalkulasi resiko atas customer, calon customer dan competitor sehingga dapat membantu kelancaran kegiatan marketing perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya
- Menjalankan kegiatan prospecting customer
- Berdiskusi mengenai strategi marketing";}i:106;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK005";s:10:"kompetensi";s:18:"Strategi Pemasaran";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:709:"STRATEGI PEMASARAN
Kemampuan individu untuk memahami dan mengerti tentang prinsip-prinsip strategi pemasaran (al. terkait dengan peluang pasar, target pasar, promosi produk, distribusi produksi, …), serta mampu menganalisa dan mengevaluasi kondisi pasar yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran serta alokasi pemasaran sehingga dapat meningkatkan pendapatan perusahaan serta mampu menghadapi dan mengantisipasi permasalahan yang muncul terkait dengan strategi pemasaran.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan kegiatan marketing
- Menentukan target pasar dan bauran pemasaran
- Mengatasi permasalahan dalam kegiatan marketing";}i:107;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK006";s:10:"kompetensi";s:11:"Prospecting";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:571:"PROSPECTING
Pengetahuan dan kemampuan dalam menghasilkan dan mendapatkan customer baru, ataupun pengembangan dari customer yang sudah ada, antara lain meliputi kegiatan prospecting, analisa bonafiditas prospek, sampai dengan mengetahui dan memahami kebutuhan customer sehingga mampu mempertahankan customer baru serta mendapatkan customer baru yang memiliki nilai tambah bagi perusahaan, secara produktif serta dapat dipertanggungjawabkan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan kegiatan marketing
- Melakukan pengembangan customer
- Melakukan analisa pasar";}i:108;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK007";s:10:"kompetensi";s:48:"Pemahaman & Penerapan Sistem Manajemen Pemasaran";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:432:"PEMAHAMAN & PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN PEMASARAN
Memahami, menguasai, dan menerapkan sistem manajemen pemasaran untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan secara efisien dan efektif dalam mencapai target pemasaran, serta mengantisipasi dan menghadapi permasalahan yang muncul sehingga perusahaan terhindar dari kerugian.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan analisis pasar
- Mencari peluang untuk merebut pasar";}i:109;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK008";s:10:"kompetensi";s:49:"Pemahaman & Penerapan Undang-Undang Export-Import";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:534:"PEMAHAMAN & PENERAPAN UNDANG-UNDANG EXPORT-IMPORT
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan menganalisa undang-undang atau ketentuan yang terkait dengan Eksport-Import secara benar, dapat dipertanggungjawabkan serta terhindar dari kondisi yang tidak aman dan mengganggu kelancaran operasional perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan eksport - import barang
- Membuat laporan terkait eksport – import (al. kepabeanan, ..)
- Menghadapi pihak bea cukai
- Melakukan penyelesaian masalah eksport-import.";}i:110;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK009";s:10:"kompetensi";s:10:"Controling";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:474:"CONTROLLING
Kemampuan untuk mengontrol dan memonitor seluruh kegiatan proses produksi mulai dari bahan baku sampai dengan barang jadi dan terkirim ke customer secara efektif dan efisien sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan fungsi pengontrolan dan pengendalian atas pengelolaan produksi
- Menghadapi permasalahan/komplain dari customer terkait dengan pengiriman barang";}i:111;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK010";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:112;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SMK011";s:10:"kompetensi";s:22:"Counselling & Coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"SMK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:113;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO001";s:10:"kompetensi";s:54:"Pemahaman Tentang Sistem Dan Proses Produksi Non Woven";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:835:"PEMAHAMAN TENTANG SISTEM DAN PROSES PRODUKSI NON WOVEN
Kemampuan untuk memahami, menguasai, dan mengerti seluruh proses produksi mulai dari bahan baku menjadi bahan setengah jadi/bahan jadi, serta mampu memahami tentang karakteristik proses, kondisi mesin atau alat kerja, karakteristik material, flow proses, tentang kapasitas terpasang dan terpakai dari setiap mesin di setiap proses produksinya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara benar dan relevan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya dalam membuat perencanaan produksi dan atau yang terkait
- Menjelaskan tentang alur proses produksi non woven
- Diskusi Pengoperasian mesin produksi sehingga dapat berjalan secara optimal
- Melakukan analisa problem produksi, khususnya terkait dengan produktifitas.";}i:114;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO002";s:10:"kompetensi";s:97:"Pengetahuan Tentang Manajemen Pemeliharaan (Al. Mesin Produksi, Utility, Mesin Penunjang Lainnya)";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:825:"PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN PEMELIHARAAN (AL. MESIN PRODUKSI, UTILITY, MESIN PENUNJANG LAINNYA)
Kemampuan untuk memahami, menerapkan dan melakukan analisa pemeliharaan atas seluruh unit dengan mempergunakan pengetahuan teknis yang dimiliki ( antara lain terkait dengan, teknis engine lanjutan, , teknis kelistrikan, teknis sistem hidrolik lanjutan, pengetahuan model unit, serta konsep dan penanganan pabrikasi ), mengendalikan serta memberikan arahan dan keputusan dalam penanganan secara relevan dan efisien sehingga mampu meningkatkan produktifitas mesin melalui penanganan kegiatan pemeliharaan secara komprehensif dan antisipatif.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat :
- Melakukan kegiatan pemeliharaan atas seluruh unit
- Melakukan pengelolaan biaya pemeliharaan
- Merencanakan kegiatan pemeliharaan (maintenance)";}i:115;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO003";s:10:"kompetensi";s:64:"Kemampuan Mengoperasikan Mesin DCS (Distribution Control System)";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:500:"KEMAMPUAN MENGOPERASIKAN MESIN DCS (Distribution Control System)
Kemampuan memahami prinsip dan teknik mengoperasikan mesin DCS yang baik dan benar sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku, tidak menimbulkan masalah/human error (misalnya bad spinning, wrapping precomp, wrapping emboss roll, dll) sehingga dapat mengoptimalkan hasil produksi
Contoh perilaku dapat diamati pada saat :
- Mengoperasikan mesin DCS
- Terjadi permasalahan terkait mesin DCS
- Diskusi dengan pihak lain mengenai mesin DCS";}i:116;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO004";s:10:"kompetensi";s:48:"Kemampuan Mengoperasikan Mesin Dryer Crystalizer";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:591:"KEMAMPUAN MENGOPERASIKAN MESIN DRYER CRYSTALIZER
Kemampuan individu untuk mengoperasikan mesin dryer crystallizer (mengkondisikan PET (polyester) chip bebas dari kelembapan (membuat kandungan air ± 50 ppm) sebelum diproses di mesin barang setengah jadi) dengan benar sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku, tidak menimbulkan masalah sehingga dapat mengoptimalkan hasil produksi.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengoperasikan mesin dryer crystallizer
- Terjadi permasalahan terkait mesin dryer crystallizer
- Diskusi dengan pihak lain mengenai mesin dryer crystallizer";}i:117;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO005";s:10:"kompetensi";s:33:"Kemampuan Wiping Mesin Spinnerete";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:581:"KEMAMPUAN WIPING MESIN SPINNERETE
Kemampuan memahami prinsip dan teknik membersihkan dan mengecek mesin spinnerete (apabila ada hole dari spinnerete yang harus ditutup/plug) yang baik dan benar sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku, tidak menimbulkan masalah (misalnya filament break, dll) sehingga dapat mengoptimalkan hasil produksi
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Membersihkan dan mengecek mesin spinnerete
- Terjadi permasalahan terkait pembersihan dan pengecekan mesin spinnerete
- Diskusi dengan pihak lain mengenai pembersihan dan pengecekan mesin spinnerete";}i:118;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO006";s:10:"kompetensi";s:32:"Kemampuan Cleaning Mesin Drawjet";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:452:"KEMAMPUAN CLEANING MESIN DRAWJET
Kemampuan memahami prinsip dan teknik membersihkan mesin drawjet (membersihkan kotoran yang terjebak dalam mesin drawjet) yang baik dan benar sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku sehingga dapat mengoptimalkan hasil produksi
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Membersihkan mesin drawjet
- Terjadi permasalahan terkait pembersihan mesin drawjet
- Diskusi dengan pihak lain mengenai pembersihan mesin drawjet";}i:119;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO007";s:10:"kompetensi";s:45:"Kemampuan Mengoperasikan Mesin Take Up Winder";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:511:"KEMAMPUAN MENGOPERASIKAN MESIN TAKE UP WINDER
Kemampuan individu untuk mengoperasikan mesin take up winder (untuk proses rewind dan slitting barang setengah jadi dalam bentuk jumbo roll) dengan benar sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku, tidak menimbulkan masalah sehingga dapat mengoptimalkan hasil produksi.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengoperasikan mesin take up winder
- Terjadi permasalahan terkait mesin take up winder
- Diskusi dengan pihak lain mengenai mesin take up winder";}i:120;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO008";s:10:"kompetensi";s:41:"Kemampuan Mengoperasikan Mesin Hydropilic";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:459:"KEMAMPUAN MENGOPERASIKAN MESIN HYDROPILIC
Kemampuan individu untuk mengoperasikan mesin hydropilic dengan benar sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku, tidak menimbulkan masalah (misal kurang kering, spray tidak merata, dll.) sehingga dapat mengoptimalkan hasil produksi.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengoperasikan mesin hydropilic
- Terjadi permasalahan terkait mesin hydropilic
- Diskusi dengan pihak lain mengenai mesin hydropilic";}i:121;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO009";s:10:"kompetensi";s:47:"Kemampuan Mengoperasikan Mesin Slitter Rewinder";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:663:"KEMAMPUAN MENGOPERASIKAN MESIN SLITTER REWINDER
Kemampuan individu untuk mengoperasikan mesin slitter rewinder (untuk proses rewind dan slitting barang setengah jadi dalam bentuk potongan roll sesuai dengan permintaan customer) dengan benar sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku, serta dapat tetap menjaga kebersihan area dan tidak menimbulkan masalah (misal potongan tidak rata, kontaminasi benda asing, dll.) sehingga dapat mengoptimalkan hasil produksi.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengoperasikan mesin slitter rewinder
- Terjadi permasalahan terkait mesin slitter rewinder
- Diskusi dengan pihak lain mengenai mesin slitter rewinder";}i:122;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO010";s:10:"kompetensi";s:45:"Kemampuan Mengoperasikan Mesin Web Inspection";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:505:"KEMAMPUAN MENGOPERASIKAN MESIN WEB INSPECTION
Kemampuan individu untuk mengoperasikan mesin web inspection (untuk menginspeksi defect di web spunbond sebelum jadi jumbo roll) dengan benar sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku, serta tidak menimbulkan masalah sehingga dapat mengoptimalkan hasil produksi.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengoperasikan mesin web inspection
- Terjadi permasalahan terkait mesin web inspection
- Diskusi dengan pihak lain mengenai mesin web inspection";}i:123;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO011";s:10:"kompetensi";s:70:"Kemampuan Menginput Data (Al. Barang Jadi, Barang 1/2 Jadi, Waste, ..)";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:563:"KEMAMPUAN MENGINPUT DATA (AL. BARANG JADI, BARANG 1/2 JADI, WASTE, ..)
Kemampuan individu untuk memahami, menguasai dan menerapkan teknik menginput data sehingga mampu melakukan penginputan data (meliputi barang jadi, barang setengah jadi dan waste) ke dalam komputer atau program secara cepat dan tepat, mampu mengatasi potensi masalah yang muncul sehingga dapat menunjang kelancaran kegiatan operasional perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan penginputan data
- Terjadi masalah terkait dengan penginputan data
- Melakukan pencarian data";}i:124;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO012";s:10:"kompetensi";s:44:"Pengoperasian Program Computer (Program SQL)";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:499:"PENGOPERASIAN PROGRAM COMPUTER (PROGRAM SQL)
Kemampuan memahami, menguasai, menggunakan dan menerapkan program SQL dengan efektif dan efisien, sehingga memberikan hasil kerja yang dihasilkan dapat maksimal, lebih efektif, efisien serta mengurangi adanya kemungkinan masalah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengerjakan tugas dengan program SQL
- Presentasi dengan menggunakan program SQL
- Menghadapi masalah dalam program SQL
- Menggunakan program SQL dalam pelaksanaan tugas sehari-hari";}i:125;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO013";s:10:"kompetensi";s:35:"Pemahaman Tentang Kodefikasi Produk";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:562:"PEMAHAMAN TENTANG KODEFIKASI PRODUK
Kemampuan individu untuk mengerti, memahami dan menguasai kodefikasi produk (meliputi jenis produk, warna, basic weight, lebar, panjang, product treatment, dll) dengan benar, mampu menerjemahkan kode dengan tepat sehingga tidak terjadi kesalahan identifikasi produk dan dapat menunjang kelancaran kegiatan operasional perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Membaca kode produk
- Mencari/memilah produk customer
- Terjadi masalah terkait dengan kode produk
- Diskusi dengan pihak lain terkait dengan kode produk";}i:126;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO014";s:10:"kompetensi";s:64:"Kemampuan Membaca Customer Requirement (Untuk Memenuhi Kualitas)";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:463:"KEMAMPUAN MEMBACA CUSTOMER REQUIREMENT (untuk memenuhi
kualitas)
Kemampuan individu untuk memahami standar permintaan customer, meliputi standar properties barang setengah jadi sampai packing product, sehingga produk yang dihasilkan dapat sesuai dengan keinginan customer dan dapat meningkatkan kepuasan customer.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menerima order produksi
- Melakukan proses produksi
- Melakukan packing product
- Membuat laporan produksi";}i:127;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO015";s:10:"kompetensi";s:35:"Kemampuan Membuat Setting Parameter";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:554:"KEMAMPUAN MEMBUAT SETTING PARAMETER
Kemampuan dalam meng-collect, menganalisa dan menyajikan (membuat) data setting parameter (al. Setting temperatur, setting preasure, setting treatment mesin penunjang..) untuk mendapatkan hasil produk sesuai dengan customer requirement secara benar, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga bisa meminimalisir produk yang off grade
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Setting Paramater dan mendiskusikannya dengan pihak terkait
- Hasil print out setting parameter";}i:128;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO016";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:129;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPO017";s:10:"kompetensi";s:22:"Counselling & Coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"SPO";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:130;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP001";s:10:"kompetensi";s:54:"Pemahaman Tentang Sistem dan Proses Produksi Non Woven";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"PEMAHAMAN TENTANG SISTEM & PROSES PRODUKSI NON WOVEN
Kemampuan untuk memahami, menguasai, dan mengerti seluruh proses produksi mulai dari bahan
baku menjadi bahan setengah jadi / bahan jadi, serta mampu memahami tentang karakteristik proses, kondisi mesin atau alat kerja, karakteristik material, flow proses, tentang kapasitas terpasang dan terpakai dari setiap mesin di setiap proses produksinya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara benar dan relevan." 
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya dalam membuat perencanaan produksi dan atau yang terkait
- Menjelaskan tentang alur proses produksi non woven
- Diskusi Pengoperasian mesin produksi sehingga dapat berjalan secara optimal
- Melakukan analisa problem produksi, khususnya terkait dengan produktifitas";}i:131;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP002";s:10:"kompetensi";s:32:"Pemahaman Tentang Manajemen PPIC";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:1075:"PEMAHAMAN TENTANG MANAJEMEN PPIC
Kemampuan untuk memahami, menganalisa dan menerapkan seluruh proses pengelolaan operasi
produksi mulai dari penerimaan order dari marketing (internal order – DO), menterjemahkan order dari marketing, memastikan stock/ketersediaan bahan pembantunya, memastikan dan mengantisipasi kebutuhan inventorinya, planning untuk proses disesuaikan dengan kapasitas masing- masing mesin, serta mengatur untuk urutan proses penyelesaian order untuk new/repeat order sesuai dengan sistem dan prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan dalam menjamin menghasilkan hasil proses yang optimal.
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Membuat perencanaan proses produksi untuk new/repeat order
- Memantau realisasi dari perencanaan yang telah dibuat
- Berdiskusi terkait dengan penerimaan order dari marketing
- Menganalisa akan Inefisiensi pemakaian bahan
- Mengantisipasi keterlambatan / ketidaksesuaian bahan baku dan bahan penunjang
- Mengantisipasi atau menghadapi adanya kejadian delay pengiriman barang";}i:132;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP003";s:10:"kompetensi";s:39:"Pemahaman Tentang Manajemen Procurement";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:615:"PEMAHAMAN TENTANG MANAJEMEN PROCUREMENT
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan menganalisa atas pelaksanaan sistem
manajemen procurement untuk melakukan antisipasi, perencanaan dan pengadaan atas kebutuhan material dan sparepart secara efisien, dengan memperhatikan konsep JIT (just in time) dan efisiensi sehingga mampu menunjang kelancaran operasional produksi .
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Menghadapi adanya permasalahan / keterlambatan material dan sparepart
- Berdiskusi pemenuhan kebutuhan produksi
- Merencanakan pengadaan dan alokasinya";}i:133;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP004";s:10:"kompetensi";s:37:"Kemampuan Membuat Planning Production";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:656:"KEMAMPUAN MEMBUAT PLANNING PRODUCTION
Kemampuan untuk membuat perencanaan produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan customer,
kemampuan mesin produksi, jadual pengiriman, serta skala prioritas dan senantiasa melakukan monitoring sehingga dapat segera melakukan rescheduling untuk menjaga dan memastikan ketepatan waktu pengiriman secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Mempersiapkan perencaan produksi dan mendiskusikannya dengan bagian terkait
- Melakukan montoring atas realisasi dari planning yang dibuat
- Memonitor jadual produksi dan pengiriman tepat waktu";}i:134;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP005";s:10:"kompetensi";s:11:"Controlling";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:565:"CONTROLLING
Kemampuan untuk mengontrol dan memonitor seluruh kegiatan operasional produksi mulai dari
ketersediaan perencanan, material, berjalannya proses, hasil jadi sampai dengan pengirimanannya ke customer secara efektif dan efisien sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan.
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan fungsi pengontrolan dan pengendalian atas pengelolaan produksi
- Pengiriman ke customer tepat waktu
- Menghadapi permasalahan / komplain dari customer terkait dengan pengiriman barang";}i:135;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP006";s:10:"kompetensi";s:37:"Pemahaman Tentang Manajemen Warehouse";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:766:"PEMAHAMAN TENTANG MANAJEMEN WAREHOUSE
Kemampuan melakukan pengelolaan penerimaan, pemeriksaan, penyimpanan, dan penataan barang
serta distribusinya dengan produktif sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan beserta pencatatan mutasi barangnya secara tertib dan aman sehingga menunjang kelancaran operasi proses produksi serta mencapai target penanganan yang ditetapkan 
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Pelaksanaan kegiatan operasional pergudangan (mulai dari penerimaan barang sampai dengan penataan dan pencatatan mutasi barang)
- Mempersiapkan dan mendiskusikan pengelolaan gudang Membuat laporan terkait dengan keberadaan barang di gudang
- Melakukan analisa atas keberadaan barang di gudang
- Menghadapi permasalahan terkait keberadaan barang di gudang";}i:136;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP007";s:10:"kompetensi";s:40:"Penguasaan Handling Barang-Barang Gudang";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:496:"PENGUASAAN HANDLING BARANG-BARANG GUDANG
Kemampuan memahami, menguasai dan menerapkan prinsip-prinsip handling barang-barang gudang
(yang meliputi RM, SM, SP, …) melaui kegiatan pemindahan barang, penataan, ataupun packing
dengan efektif dan efisien, sehingga memberikan hasil kerja yang optimal" 
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Melakukan pemindahan dan penataan barang
- Menghadapi permasalahan terkait dengan handling barang
- Menjelaskan pada pihak lain mengenai handling barang";}i:137;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP008";s:10:"kompetensi";s:46:"Pengetahuan & Kemampuan Inspeksi Barang-Barang";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:889:"PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN INSPEKSI BARANG-BARANG
Kemampuan untuk melakukan pengawasan, pengecekan dan identifikasi atas barang, yang meliputi
RM, SM, SP dan FG, baik yang baru datang, atas identifikasi penyimpangan kualitas barang diterima dari supplier, barang dalam proses pabrikasi, barang jadi serta potensi bahaya/penyimpangan terhadap barang tersebut secara konsisten sesuai sistem dan prosedur yang telah ditetapkan, dalam rangka mencegah timbulnya penyimpangan kualitas serta terjadinya kecelakaan/kerugian/resiko" 
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Melakukan pengecekan barang yang masuk ke gudang
- Melakukan koordinasi dan diskusi atas kondisi barang
- Membuat laporan inspeksi barang di gudang
- Menghadapi permasalahan terkait dengan barang masuk, selama dalam gudang dan keluar gudang
- Menjelaskan kepada pihak lain mengenai system dan prosedur barang masuk gudang";}i:138;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP009";s:10:"kompetensi";s:35:"Penguasaan Pelaksanaan Stock Opname";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:590:"PENGUASAAN PELAKSANAAN STOCK OPNAME
Kemampuan untuk mengetahui, memahami, menguasai dan menerapkan prinsip-prinsip pelaksanaan
stock opname, pembuatan laporan, serta hasil analisa atas hasil pelaksanaan stock opname secara efektif dan efisien, baik untuk RM, SM, SP dan FG, sehingga tidak ada penyimpangan dalam proses pelaksanaan opname dan diperolehnya akurasi data dan fisik barang.
Contoh Perilaku Dapat Diamat pada Saat :
- Melakukan persiapan dan pelaksanaan stok opname
- Membuat laporan hasil stok opname dan menganalisa hasilnya
- Menghadapi permasalahan terkait dengan stok opname";}i:139;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP010";s:10:"kompetensi";s:35:"Penguasaan Pengaturan Layout Gudang";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:787:"PENGUASAAN PENGATURAN LAYOUT GUDANG
Pengetahuan dan kemampuan dalam memahami prinsip tata letak gudang beserta dimensinya ( al
meliputi dimensi ruang, pencahayaan, …. ), melakukan pengaturan, identifikasi barang, pengaturan letak secara efektif dan efisien sehingga memudahkan dalam pencarian dan pengambilan barang, serta memudahkan dalam mengidentifikasi jika ada ketidaksesuaian, dalam pengawasan dan dalam menunjang terkelolanya barang di gudang dengan aman dan benar
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Melakukan identifikasi dan peletakan barang
- Berdiskusi dan menjelaskan kondisi barang dan tata letaknya di gudang
- Menghadapi permasalahan terkait dengan penempatan dan pengaturan barang di gudang
- Menghadapi permasalahan terkait dengan penataan dan tuang di gudang";}i:140;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP011";s:10:"kompetensi";s:50:"Penguasaan Pengoperasian dan Pemeliharaan Forklift";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:634:"PENGUASAAN PENGOPERASIAN & PEMELIHARAAN FORKLIFT
Kemampuan mengelola, mengoperasikan dan memastikan kelayakan kondisi forklift, serta
melakukan pemeliharaan rutin forklift yang digunakan dalam kegiatan operasional gudang secara efektif dan efisien
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada Saat :
- Mengetahui fungsi dasar kegunaan mesin forklift
- Mengoperasikan forklift dan pada saat mengendarai mesin forklift
- Menghadapi permasalahan terkait dengan forklift
- Melakukan perbaikan ringan atas forklift (al. mengisi air radiator, ..)
- Proses pengambilan/penyimpanan barang untuk memenuhi kebutuhan proses produksi dan penataan di gudang";}i:141;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP012";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi
secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:142;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPP013";s:10:"kompetensi";s:22:"Counselling & Coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"SPP";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:143;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR001";s:10:"kompetensi";s:38:"Pemahaman Tentang Manajemen Purchasing";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:796:"PEMAHAMAN TENTANG MANAJEMEN PURCHASING
Kemampuan untuk memahami, mengelola, mempersiapkan, mengantisipasi dan mengatasi masalah terkait dengan segala tindakan-tindakan yang dilakukan secara berurutan dalam proses pengadaan sehingga proses pencarian/evaluasi atas vendor/sumber/supplier, pemesanan dan pengiriman hingga barang datang dapat terkendali dengan efektif dan efisien (memenuhi standard the right price, quantity, quality, time, place and source) serta dapat dipertanggungjawabkan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Pengelolaan pengadaan barang yang ada di bagian
- Menemui masalah atau penyimpangan terkait dengan pengadaan barang
- Diskusi tentang penanganan pengolahan pengadaan barang di perusahaan
- Menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan purchasing";}i:144;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR002";s:10:"kompetensi";s:43:"Pemahaman Tentang Analisa Potensial Problem";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:806:"PEMAHAMAN TENTANG ANALISA POTENSIAL PROBLEM
Kemampuan untuk memahami dan melakukan identifikasi, antisipasi, analisa serta kalkulasi atas setiap situasi dan kondisi yang dapat memunculkan potential problem, resiko beserta dampak yang mungkin atau dapat terjadi terkait dengan material, aktivitas kerja, orang dan lingkungan kerja, baik berdasar aspek kesehatan, keamanan kerja dan lingkungan ataupun aspek social ekonomisnya, secara komprehensif dan aplikatif dengan menggunakan metode penghitungan dan analisa yang dapat dipertanggungjawabkan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Sebelum mengambil tindakan selalu memperhitungkan untung dan rugi bagi perusahaan atau resiko yang terjadi
- Diskusi / meeting persiapan rencana kerja atau kegiatan lainnya
- Melakukan evaluasi atas kegiatan hasil kerja";}i:145;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR003";s:10:"kompetensi";s:47:"Kemampuan Melakukan Seleksi & Evaluasi Supplier";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:615:"KEMAMPUAN MELAKUKAN SELEKSI & EVALUASI SUPPLIER
Kemampuan untuk melakukan seleksi dan evaluasi supplier berdasarkan pertimbangan harga yang ditawarkan, ketepatan pengiriman barang, ketepatan baik secara kuantitas dan kualitas sehingga proses pengadaan barang dapat berjalan dengan optimal sesuai dengan kebutuhan perusahaan (sesuai dengan standar ISO 9001:2008)
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan seleksi dan evaluasi supplier
- Membuat laporan evaluasi supplier
- Memiliki masalah terkait dengan pengadaan barang yang disebabkan oleh supplier";}i:146;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR004";s:10:"kompetensi";s:76:"Pengetahuan Jenis & Spesifikasi Barang (Bahan Dan Sparepart) Yang Dibutuhkan";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:743:"PENGETAHUAN JENIS & SPESIFIKASI BARANG (BAHAN DAN SPAREPART) YANG DIBUTUHKAN
Kemampuan dalam mengetahui, memahami, menerapkan, dan mengevaluasi jenis, spesifikasi dan klasifikasi bahan baku (al. pp, pet, pe, …), bahan penunjang dan packing (al. masterbatch, spin finish oil, paper core, isolasi wrapping, …), dan sparepart mesin yang dibutuhkan untuk dilakukan pembelian/ pengadaan barang, sehingga tercipta kelancaran dalam kegiatan operasional usaha.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan pengadaan barang
- Melakukan pemesanan dan analisa barang datang
- Menemui masalah terkait dengan pengadaan barang
- Melakukan pengecekan ketika menerima barang datang dari supplier";}i:147;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR005";s:10:"kompetensi";s:43:"Pengetahuan Tentang Supply Chain Management";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:671:"PENGETAHUAN TENTANG SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
Kemampuan untuk mengetahui dan memahami tentang prinsip-prinsip dalam supply chain management dalam mengatur distribusi barang (al. bahan baku, ½ jadi/WIP, barang jadi) dari supplier (eksternal dan internal) ke customer (eksternal dan internal) sehingga dapat membantu dalam pencapaian tujuan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menemui masalah atau penyimpangan terkait dengan system prosedur supply chain management di perusahaan
- Melakukan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan ketepatan prinsip
supply chain management
- Berdiskusi atau meeting mengenai alur proses prosedur di perusahaan";}i:148;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR006";s:10:"kompetensi";s:31:"Kemampuan Membuat Analisa Biaya";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:482:"KEMAMPUAN MEMBUAT ANALISA BIAYA
Kemampuan dalam memahami, menguasai dan menerapkan dalam melakukan analisa / kalkulasi biaya, sehingga dapat melakukan pembelian dengan efektif dan efisien sesuai kebutuhan dan spesifikasi barang serta dapat dipertanggungjawabkan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan analisa biaya
- Melakukan perencanaan pembelian barang di perusahaan
- Menemui masalah terkait dengan analisa biaya";}i:149;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR007";s:10:"kompetensi";s:22:"Ketrampilan Komunikasi";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:391:"KETRAMPILAN KOMUNIKASI
Kemampuan dalam menerima, mengolah dan menyampaikan informasi berupa pemikiran dan pendapat sehingga dapat dipahami dan diterima serta dilaksanakan oleh pihak lain tersebut, secara efektif dan efisien
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengungkapkan ide pada orang lain
- Melakukan komunikasi dengan banyak pihak atau orang lain
- Berdiskusi atau dalam meeting";}i:150;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR008";s:10:"kompetensi";s:10:"Networking";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:636:"NETWORKING
Kemampuan untuk membina hubungan kerja yang akrab, timbal balik dan hangat atau jaringan kerja dengan orang lain, guna meningkatkan akses informasi penting serta mengenali kesempatan untuk membangun hubungan strategis yang akan berguna dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu mengenali diri dan menempatkan diri serta mengekspresikan emosi pada situasi dan cara yang tepat.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Bertemu dengan klien atau customer/supplier
- Diskusi atau meeting dengan pihak internal atau eksternal perusahaan
- Melakukan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan networking";}i:151;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR009";s:10:"kompetensi";s:20:"Ketrampilan Lobbying";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:669:"KETRAMPILAN LOBBYING
Kemampuan mempengaruhi pihak-pihak yang berwenang atau yang memiliki pengaruh agar memperhatikan, mendukung dan mengambil tindakan terhadap sebuah topic yang sedang dibicarakan sehingga pihak lain dapat memiliki kesan yang positif terhadap topic / kepentingan yang sedang dibicarakan dan mau menerima serta menjalankan apa yang disampaikan secara benar tanpa harus merugikan perusahaan/bagian
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan tugas dan tanggung jawab sehari-hari terkait dengan lobi
- Mengatasi masalah terkait dengan lobi
- Membuka jalan untuk melakukan lobi kepada pihak tertentu
- Diskusi atau meeting dengan rekanan/supplier";}i:152;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR010";s:10:"kompetensi";s:28:"Ketrampilan Teknik Negosiasi";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:388:"KETRAMPILAN TEKNIK NEGOSIASI
Kemampuan untuk memenangkan atas suatu kondisi dengan berprinsip pada kewajaran tanpa harus merugikan perusahaan / bagian sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga memberikan hasil yang menguntungkan bagi perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan negosiasi dengan pihak lain
- Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pihak lain";}i:153;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR011";s:10:"kompetensi";s:31:"Manajemen Anggaran (Perusahaan)";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:669:"MANAJEMEN ANGGARAN (PERUSAHAAN)
Kemampuan dalam memahami, menguasai, merencanakan dan menerapkan serta mengendalikan anggaran perusahaan, baik terkait dengan biaya yang dapat direncanakan atau yang muncul secara insidentil, serta bersifat jangka pendek (harian / mingguan) ataupun jangka panjang (tahunan), serta analisa dan tindaklanjutnya.
(catatan = untuk saat ini masih bersifat penghitungan anggaran secara jumlah, belum nominal terkait dengan pembelian bahan baku)
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Realisasi dari pengalokasian dana
- Pada saat melakukan pengawasan atas anggaran dana
- Pada saat menghadapi permasalahan terkait dengan pengalokasian dana";}i:154;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR012";s:10:"kompetensi";s:49:"Pemahaman & Penerapan Undang-Undang Export-Import";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:533:"PEMAHAMAN & PENERAPAN UNDANG-UNDANG EXPORT-IMPORT
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan menganalisa undang-undang atau ketentuan yang terkait dengan Eksport-Import secara benar, dapat dipertanggungjawabkan serta terhindar dari kondisi yang tidak aman dan mengganggu kelancaran operasional perusahaan
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan eksport - import barang
- Membuat laporan terkait eksport – import (al. kepabeanan, ..)
- Menghadapi pihak bea cukai
- Melakukan penyelesaian masalah eksport-import";}i:155;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR013";s:10:"kompetensi";s:20:"Teknis Korespondensi";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:776:"TEKNIS KORESPONDENSI
Kemampuan memahami, menguasai, dan mengelola kegiatan surat menyurat, baik antar bagian di dalam (internal) perusahaan maupun dengan pihak-pihak lain yang terkait (eksternal) perusahaan, sehingga kegiatan korespondensi dapat terkoordinasi dengan baik dan efektif, serta menunjang kelancaran kegiatan operasional perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menjalankan fungsi tugas dan tanggung jawabnya sehari-hari
- Mendapat complain dari customer baik internal maupun eksternal terkait dengan kebutuhan surat-menyurat
- Menangani banyak kebutuhan akan korespondensi disaat ia juga memiliki kegiatan kerja yang lain
- Ketika muncul situasi yang menghambat kelancaran kerja seperti ada surat yang hilang, terselip dan tidak sampai pada penerima";}i:156;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR014";s:10:"kompetensi";s:44:"Pengoperasian Program Computer (Program SQL)";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:499:"PENGOPERASIAN PROGRAM COMPUTER (PROGRAM SQL)
Kemampuan memahami, menguasai, menggunakan dan menerapkan program SQL dengan efektif dan efisien, sehingga memberikan hasil kerja yang dihasilkan dapat maksimal, lebih efektif, efisien serta mengurangi adanya kemungkinan masalah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Mengerjakan tugas dengan program SQL
- Presentasi dengan menggunakan program SQL
- Menghadapi masalah dalam program SQL
- Menggunakan program SQL dalam pelaksanaan tugas sehari-hari";}i:157;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR015";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:158;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SPR016";s:10:"kompetensi";s:22:"Counselling & Coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"SPR";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:159;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC001";s:10:"kompetensi";s:52:"Penguasaan Metodologi Pemeriksaan dan Testing Produk";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:568:"Penguasaan Metodologi Pemeriksaan dan Testing Produk.
Kemampuan untuk memahami, mendalami, dan mengerti metode – metode test , sehingga bisa melakukan pemilihan dan penggunaaan metode yang tepat untuk testing produk. 
Contoh perilaku yang bisa diamati saat : 
-Mencari alternatif pengujian ketika ada kebuntuan saat metode yang regular digunakan tidak bisa untuk produk tertentu. 
-Menalaah informasi suatu permasalahan, dan menentukan metode pengujian yang tepat dan sesuai kebutuhan.
-Memberikan inputan-inputan metode pengujian pada sesi diskusi / meeting , etc..";}i:160;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC002";s:10:"kompetensi";s:57:"Penguasaan Alat kerja/ Alat Ukur, Perawatan dan Kalibrasi";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:657:"Penguasaan Alat Kerja/ Alat ukur, dan Perawatan dan Kalibrasi.		
Kemampuan memahami cara kerja alat, sehingga memahami cara perawatan alat kerja dengan tepat, dan memahami cara untuk memastikan validitas alat alat ataupun kalibrasi.
Contoh perilaku bisa diamati saat :
-Menggunakan alat kerja dengan tepat dan baik sesuai dengan tata cara penggunaan yang tepat. Menjelaskan cara kerja dan perawatan alat kerja pada rekan kerja dengan baik.
-Evaluasi instruksi kerja penggunaan alat kerja dengan baik, dengan memperhatikan keselamatan operator alat dan alat kerja itu sendiri.
-Tindakan – tindakan yang dilakukan ketika terjadi penyimpangan pada alat ukur.";}i:161;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC003";s:10:"kompetensi";s:50:"Penguasaan Prosedur Identifikasi dan Mampu Telusur";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:396:"Penguasaan Prosedur Identifikasi dan Mampu Telusur.
Kemampuan memahami fungsi dan tujuan prosedur, dan bisa menjelaskan kepada pihak – pihak lain, serta memberikan inputan kode-kode produk baru
Contoh perilaku bisa diamati saat :
-Saat menjelaskan arti – arti kode mampu telusur pada pihak lain
-Mengidentifikasi ketepatan kode-kode yang sudah dibuat
-Membuat kode – kode untuk produk baru.";}i:162;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC004";s:10:"kompetensi";s:47:"Penguasaan Prosedur Pemeriksaan Output Produksi";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:507:"Pemahaman dan Penguasaan Prosedur Pemeriksaan Output Produksi.
Kemampuan memahami dan mengimplementasikan prosedur pemeriksaan barang hasil produksi di lapangan dengan baik, efektif dan efisien. Serta mampu mengembangkan prosedur sesuai dengan kebutuhan.
Contoh perilaku bisa diamati saat :
-Keseharian dalam melaksanakan prosedur / intruksi kerja
-Memberikan penjelasan kepada pihak lain terkait prosedur pemeriksaan
-Tindakan – tindakan penyelesaian ketika terjadi abnormalitas selama proses pemeriksaan";}i:163;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC005";s:10:"kompetensi";s:45:"Pemahaman dan Penguasaan Spesifikasi Customer";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:527:"Pemahaman dan Penguasaan Spesifikasi Customer.
Kemampuan untuk memahami tujuan dan fungsi dari customer spec, mengerti isi dari spesifikasi customer, melakukan validasi atas hasil output produksi dengan baik dan benar.
Contoh perilaku bisa diamati :
-Memaparkan dan menjelaskan isi customer specification kepada pihak produksi atau pihak lainnya
-Membuat customer specification sesuai dengan aplikasi customer dengan benar dan dimengerti pihak terkait
-Review-review isi customer specification untuk perbaikan dan pengembangan.";}i:164;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC006";s:10:"kompetensi";s:51:"Penguasaan dan Pemahaman Klasifikasi Grading Produk";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:276:"Penguasaan dan Pemahaman Klasifikasi Grading Produk.
Kemampuan untuk memahami dan mengerti isi dari spesifikasi customer, melakukan validasi atas hasil output produksi dengan baik dan benar.
Contoh perilaku bisa diamati :
Memberikan klasifikasi grade pada produk dengan tepat.";}i:165;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC007";s:10:"kompetensi";s:68:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang Produksi Barang Setengah (陆) Jadi";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:442:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang Proses Produksi Barang Setengah (½) Jadi
Kemampuan untuk memahami dan mengerti tentang proses produksi barang setengah (1/2) jadi yang ada di MSJ, mengimplementasikan pemahaman dan pengertian tersebut dalam problem solving dan improvement produk dan proses.
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-ide – ide yang disampaikan dalam diskusi
-plan / rencana kerja / Tindakan dalam problem solving dan improvement";}i:166;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC008";s:10:"kompetensi";s:60:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang Proses Slitting Barang Jadi";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:411:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang Proses Slitting Barang Jadi
Kemampuan untuk memahami dan mengerti tentang proses Slitting Barang Jadi yang ada di MSJ, mengimplementasikan pemahaman dan pengertian tersebut dalam problem solving dan improvement produk & proses.
Contoh perilaku bisa diamati dari:
-ide – ide yang disampaikan dalam diskusi
-plan / rencana kerja / Tindakan dalam problem solving dan improvement
";}i:167;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC009";s:10:"kompetensi";s:58:"Pemahaman dan Penguasaan Prosedur Handling Ketidaksesuaian";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:275:"Pemahaman dan Penguasan Prosedur handling ketidaksesuaian.
Kemampuan untuk memahami dan mengerti prosedur yang harus dilakukan ketika ditemukan / terjadi suatu ketidaksesuaian
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-tindakan koreksi, korektif, preventif terhadap ketidaksesuaian";}i:168;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC010";s:10:"kompetensi";s:42:"Pemahaman dan Penguasaan Prosedur Validasi";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:310:"Pemahaman dan penguasaan prosedur Validasi
Kemampuan untuk memahami dan mengerti prosedur validasi yang harus dilakukan ketika ditemukan / terjadi kondisi – kondisi yang belum terukur dengan jelas.
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-tindakan – tindakan yang dilakukan ketika ditemukan suatu abnormalitas.";}i:169;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC011";s:10:"kompetensi";s:46:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang Sampling Plan";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:376:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang Sampling Plan.
Kemampuan untuk memahami dan mengerti prosedur dalam melakukan sampling, dan meng-implementasikan dalam pemeriksaan sehingga hasil pemeriksaan menunjukkan akurasi dan tingkat keberterimaan yang tinggi.
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-memutuskan tindakan – tindakan sampling yang sesuai dengan confidence level yang sesuai";}i:170;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC012";s:10:"kompetensi";s:50:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang Control Statistic";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:327:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang Control Statistic
Kemampuan untuk memahami dan mengerti metode metode control statistik , meng-implementasikan dengan sesuai kebutuhan di MSJ.
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-menjelaskan background tindakan – tindakan yang dilakukan dalam menjaga kualitas dan konsistensi produk & proses";}i:171;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC013";s:10:"kompetensi";s:66:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang MSA (Measurement System Analysis)";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:352:"Pemahaman dan Penguasaan Tentang MSA (Measurement System Analysis)
Kemampuan untuk memahami dan mengerti metode metode MSA , meng-implementasikan dengan sesuai kebutuhan di MSJ.
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-tindakan – tindakan yang dilakukan untuk ketika terjadi perbedaan hasil measurement antar personel, antar group, maupun dengan customer";}i:172;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC014";s:10:"kompetensi";s:35:"Pemahaman Bisnis Proses dari Produk";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:351:"Pemahaman Flow Proses dari Produk
Kemampuan memahami dan mengerti hubungan keterkaitan antar proses – departement terkait flow pembuatan produk beserta atribut terkait.
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-memahami dan bisa menjelaskan hubungan / keterkaitan antar proses / departemen
-memberikan pengarahan / petunjuk kepada pihak – pihak terkait";}i:173;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC015";s:10:"kompetensi";s:45:"Pemahaman dan Penguasaan Prosedur Development";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:268:"Pemahaman dan Penguasaan Prosedur Development.
Kemampuan untuk memahami dan mengerti prosedur development di MSJ, dan mengimplementasikan dalam setiap proses development.
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-tindakan – tindakan / plan kerja dalam proses development.";}i:174;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC016";s:10:"kompetensi";s:49:"Pemahaman Penguasaan Prosedur Pemeriksaan BB & BP";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:356:"Pemahaman dan Penguasaan Prosedur Pemeriksaan BB & BP.
Kemampuan untuk memahami dan mengerti prosedur pemeriksaan BB & BP di MSJ, dan mengimplementasikan dalam setiap proses pemeriksaan incoming material / outsource produk
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-tindakan – tindakan / plan kerja dalam proses pemeriksaan incoming material / outsource produk";}i:175;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC017";s:10:"kompetensi";s:40:"Pemahaman Penguasaan Spesifikasi BB & BP";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:298:"Penguasaan dan Pemahaman Spesifikasi BB & BP
Kemampuan untuk memahami dan mengerti kebutuhan spesifikasi material yang sesuai dalam pemeriksaan BB & BP di MSJ.
Contoh perilaku bisa diamati dari :
-review – review hasil pemeriksaan dari BB & BP.
-Ide – ide untuk pengembangan spesifikasi BB & BP";}i:176;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC018";s:10:"kompetensi";s:25:"Bertindak Sebagai Trainer";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:619:"BERTINDAK SEBAGAI TRAINER
Kemampuan dalam memahami, mempersiapkan (membuat), menyusun dan menyampaikan materi secara lancar dan dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta serta arah perusahaan, sehingga peserta memahami dan menerima materi dengan mudah.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Melakukan perencanaan / pengembangan dan pelaksanaan training kepada karyawan baru
- Adanya kebutuhan pengembangan kompetensi baru yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan seperti adanya pengembangan teknologi baru pada mesin/alat
- Pada saat pelaksanaan training
- Evaluasi sebagai trainer";}i:177;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"SQC019";s:10:"kompetensi";s:22:"Counselling & Coaching";s:11:"id_kategori";s:3:"SQC";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"COUNSELLING & COACHING
Kemampuan dalam memahami, menguasai, mempersiapkan dan melaksanakan suatu kegiatan pemahaman kepada pihak (karyawan) sehingga mereka memahami kondisinya (permasalahannya) secara obyektif dan komprehensif, serta membantu pihak (karyawan) tersebut untuk menemukan dan menetapkan langkah perbaikan/pembenahannya sehingga mereka mampu menerapkannya demi tercapainya sasaran bagian dan perusahaan.
Contoh perilaku dapat diamati pada saat:
- Menangani masalah internal karyawan (keluarga dan teman) yang berdampak pada optimalisasi kerja di perusahaan
- Terjadi perubahan di perusahaan yang dapat berdampak pada kegiatan kerja karyawan seperti menduduki jabatan baru, adanya perubahan struktur, perubahan system kerja, dll
- Menangani exit interview yang dilakukan pada saat karyawan melakukan pengajuan cuti dan resign";}i:178;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK001";s:10:"kompetensi";s:56:"Pemahaman Tentang Sistem dan Prosedur Produksi Non Woven";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:836:"PEMAHAMAN TENTANG SISTEM & PROSEDUR PRODUKSI NON WOVEN
Kemampuan untuk memahami, menguasai, dan mengerti seluruh proses produksi mulai dari
bahan baku menjadi bahan setengah jadi / bahan jadi, serta mampu memahami tentang karakteristik proses, kondisi mesin atau alat kerja, karakteristik material, flow proses, tentang kapasitas terpasang dan terpakai dari setiap mesin di setiap proses produksinya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara benar dan relevan.
Contoh Perilaku Dapat Diamati pada saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya dalam membuat perencanaan produksi dan atau yang terkait
- Menjelaskan tentang alur proses produksi non woven
- Diskusi Pengoperasian mesin produksi sehingga dapat berjalan secara optimal
- Melakukan analisa problem produksi, khususnya terkait dengan produktifitas";}i:179;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK002";s:10:"kompetensi";s:107:"Pengetahuan Tentang Manajemen Pemeliharaan (al. Mesin Produksi, Utility, Mesin Penunjang Lainnya, Forklift)";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:874:"PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN PEMELIHARAAN (al. Mesin
Produksi, Utility, Mesin Penunjang Lainnya, Forklift)
Kemampuan untuk memahami, menerapkan dan melakukan analisa pemeliharaan atas seluruh unit
dengan mempergunakan pengetahuan teknis yang dimiliki (al. terkait dengan teknis dasar otomotif, teknis engine lanjutan, teknis overhead craine, teknis kelistrikan, teknis sistem hidrolik lanjutan, pengetahuan model unit, serta konsep dan penanganan pabrikasi), mengendalikan serta memberikan arahan dan keputusan dalam penanganan secara relevan dan efisien sehingga mampu meningkatkan produktifitas mesin melalui penanganan kegiatan pemeliharaan secara komprehensif dan antisipatif.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Melakukan kegiatan pemeliharaan atas seluruh unit
- Melakukan pengelolaan biaya pemeliharaan
- Merencanakan kegiatan pemeliharaan (maintenance)";}i:180;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK003";s:10:"kompetensi";s:39:"Pengetahuan Teknis Tools dan Spareparts";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:960:"PENGETAHUAN TEKNIS TOOLS & SPAREPARTS
Kemampuan untuk mengelola dan memahami jenis, bentuk, spesifikasi dan kegunaan dari masing-
masing tools, spareparts dan sarana penunjang dengan melakukan identifikasi, pendataan, pengawasan (baik atas kondisi fisik dan ketentuan kalibrasinya), perawatan, perbaikan serta pelaksanaan stock tacking untuk kegiatan perbaikan atas unit/equipments pada area workshop dan area unit di lapangan/proyek secara benar dan efisien serta memberikan alternative atas tools/spareparts penggantinya.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan pemeliharaan atau perbaikan atas unit/equipments
- Berdiskusi terkait dengan perbaikan dan perawatan ata tools & spareparts
- Memenuhi kebutuhan spareparts dan tools yang sesuai dengan standar
- Melakukan kegiatan stock tacking untuk kegiatan perbaikan
- Mengantisipasi atau menghadapi adanya penyimpangan pengelolaan tools & spaeparts";}i:181;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK004";s:10:"kompetensi";s:128:"Pengetahuan Teknis By Model atas Mesin & Sarana Penunjang (al. Handlift, Forklift, Genset, Generator, Chiller, Furnace, … dll)";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:809:"PENGETAHUAN TEKNIS BY MODEL ATAS MESIN & SARANA PENUNJANG
(al. Handlift, Forklift, Genset, Generator, Chiller, Furnace, .. dll)
Kemampuan untuk memahami secara mendalam atas jenis/tipe dan spesifikasi (meliputi dimensi,
kapasitas, volume, aplikasi, dan ketentuan standar lain yang terkait) atas suatu model mesin/alat, pengoperasiannya, aplikasi penerapan pada berbagai kondisi (al. aspek lapangan, jenis kegiatan spek ekonomis), serta mampu untuk memberikan evaluasi, analisa dan rekomendasi atas aplikasi model tersebut beserta outputnya.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya
- Melakukan perbaikan atas mesin dan sarana penunjang
- Melakukan analisa dan menyelesaikan masalah mesin
- Memberikan rekomendasi atas aplikasi model tersebut beserta outputnyua";}i:182;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK005";s:10:"kompetensi";s:36:"Teknik Pengelasan (untuk modifikasi)";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:572:"TEKNIK PENGELASAN (untuk modifikasi)
Kemampuan untuk menerapkan dan melakukan teknis pengelasan secara akurat dan presisi serta
memastikan bahwa cara dan hasil pengelasan benar (antara lain terkait dengan aspek flat, horizontal, vertical, over head) sesuai dengan desain (gambar kerja) yang telah ditetapkan.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan pengelasan
- Hasil pengelasan yang dihasilkan (al. Tepat dan kuat)
- Mengunakan bahan dalam proses pengelasan
- Mengaplikasikan gambar kerja pada hasil pengelasan";}i:183;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK006";s:10:"kompetensi";s:51:"Kemampuan Dasar-Dasar Otomotif, Hydrolic, Pneumatic";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:873:"KEMAMPUAN DASAR-DASAR OTOMOTIF, HYDROLIC, PNEUMATIC
Kemampuan untuk memahami, menguasai, menerapkan dan melaksanakan pengetahuan dasar-
dasar sistem operasi, perawatan otomotif pada unit, yang meliputi dasar sistem operasi, sistem perawatan secara berkala pada hydrolic system, electrical system maupun komponen yang lainnya, baik perawatan secara preventive (periodical service) maupun corrective, tata cara membaca shop manual serta part book, penanganan common trouble shooting serta mampu menganalisa atas hasil operasi, perbaikan dan pelaksanaan perawatan atas unit tersebut.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan perawatan otomotif pada unit
- Melakukan analisa berkaitan dengan problem otomotif, hydrolic, pneumatic
- Berdiskusi dan menjelaskan kondisi unit
- Melakukan common trouble shooting pada unit";}i:184;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK007";s:10:"kompetensi";s:22:"Teknis Engine Lanjutan";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:782:"TEKNIS ENGINE LANJUTAN
Kemampuan untuk memahami lebih dalam tentang spesifikasi, sistematika dan cara kerja engine,
pelaksanaan setting dan adjusting, memberikan analisa dan antisipasi, penanganan atas trouble shooting (baik minor ataupun mayor), pelaksanaan remove and install serta pengawasan pelaksanaan overhoule (baik dis-assembly maupun assembly) secara akurat dan efektif, demi menjamin tercapainya performance engine yang optimal.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan proses setting dan adjusting
- Menangani trouble shooting (baik minor ataupun mayor)
- Melaksanakan kegiatan remove and install serta overhoule
- Melakukan analisa berkaitan dengan problem engine
- Memberikan rekomendasi atas perbaikan engine";}i:185;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK008";s:10:"kompetensi";s:24:"Teknis Elektrik Lanjutan";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:777:"TEKNIS ELEKTRIK LANJUTAN
Kemampuan untuk memahami spesifikasi, sistematika dan cara kerja elektrik, membaca ladder
diagram, advance PLC, scada system, serta memberikan analisa dan antisipai, penanganan atas trouble shooting (baik minor ataupun mayor), pelaksanaan remove and install serta pengawasan pelaksanaan overhoule (baik dis-assembly maupun assembly) secara akurat dan efektif, pelaksanaan testingnya, demi menjamin tercapainya performance electric yang optimal.
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya
- Menangani trouble shooting (baik minor ataupun mayor)
- Melaksanakan kegiatan remove and install serta overhoule
- Melakukan analisa berkaitan dengan problem electrical
Memberikan rekomendasi atas perbaikan elektrik";}i:186;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK009";s:10:"kompetensi";s:36:"Teknis Design Engineering Mechanical";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:687:"TEKNIS DESIGN ENGINEERING MECHANICAL 
Kemampuan untuk mendesain, mempersiapkan dan membuat gambar kerja, menentukan langkah/urutan proses, melakukan penghitungan atas kebutuhan sumberdayanya (al. material, tenaga kerja, spesifikasi dan biaya), serta memberikan alternative penanganan lebih lanjut dan melakukan pembuatannya/pabrikasinya, serta pengujian atas hasil pekerjaannya. 
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan proses design engineering mechanical
- Diskusi tentang pembuatannya/pabrikasinya
- Melakukan penghitungan kebutuhan untuk kegiatan design engineering mechanical (tidak melebihi budget yang telah ditetapkan)";}i:187;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK010";s:10:"kompetensi";s:36:"Teknis Design Engineering Electrical";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:718:"TEKNIS DESIGN ENGINEERING ELECTRICAL 
Kemampuan untuk mendesain, mempersiapkan dan membuat gambar kerja, menentukan langkah/urutan proses, melakukan penghitungan atas kebutuhan sumberdayanya (al. material, tenaga kerja, spesifikasi dan biaya), serta memberikan alternative penanganan lebih lanjut dan melakukan pembuatannya/pabrikasinya berkenaan dengan aspek elektrik, serta pengujian atas hasil pekerjaannya 
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Melakukan proses design engineering electrical
- Diskusi tentang pembuatannya/pabrikasinya
- Melakukan penghitungan kebutuhan untuk kegiatan design engineering electrical (tidak melebihi budget yang telah ditetapkan)";}i:188;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK011";s:10:"kompetensi";s:41:"Teknis Menggambar Desain (dengan Autocad)";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:558:"TEKNIS MENGGAMBAR DESAIN (DENGAN AUTOCAD) 
Kemampuan untuk mengaplikasikan design atau gambar suatu project dalam komputer dengan
menggunakan aplikasi autocad serta menentukan langkah/urutan kegiatannya, dan melakukan analisa serta melakukan penghitungan material, waktu, spesifikasi dan biaya lain yang timbul dalam melaksanakan kegiatan aplikasi desain 
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Mengoperasikan program autocad
- Menggunakan aplikasi design atau gambar suatu project dalam komputer
- Diskusi terkait dengan penghitungan sumberdayanya";}i:189;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK012";s:10:"kompetensi";s:23:"Analisa Kerusakan Mesin";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:678:"ANALISA KERUSAKAN MESIN 
Kemampuan dalam memahami dan melakukan analisa atas kerusakan mesin atau problem mesin secara tajam dan akurat baik dengan mempertimbangkan aspek yang telah ditetapkan dan disertai dengan langkah-langkah perbaikan, dan mampu menjelaskan dasar pertimbangannya kepada pihak lain secara mudah, runtut, relevan dan dapat dipertanggungjawabkan 
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Diskusi terkait dengan analisa kerusakan mesin
- Melakukan perbaikan kerusakan mesin
- Menyelesaikan permasalahan mesin
- Membuat laporan kerusakan dan problem mesin
- Menjelaskan kepada pihak lain mengenai kerusakan mesin";}i:190;O:8:"stdClass":9:{s:2:"id";s:6:"STK013";s:10:"kompetensi";s:41:"Teknik Membaca Gambar Mesin/listrik (SLD)";s:11:"id_kategori";s:3:"STK";s:8:"isactive";s:1:"1";s:10:"created_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:10:"updated_at";s:19:"2025-06-19 10:48:13";s:11:"user_create";s:0:"";s:11:"user_update";s:0:"";s:9:"deskripsi";s:453:"TEKNIK MEMBACA GAMBAR MESIN/LISTRIK (SLD) 
Kemampuan dalam mengidentifikasi, mempelajari, memahami dan membaca suatu gambar mesin atau listrik (SLD) terkait informasi diskripsi, dimensi, dan spesifikasi secara detail baik secara menyeluruh maupun parsial 
Contoh Perilaku yang Dapat Diamati Pada Saat :
- Menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya
- Diskusi terkait dengan suatu gambar mesin
- Melakukan identifikasi bagian mesin
- Pembuatan laporan harian";}}s:28:" * escapeWhenCastingToString";b:0;}